Rabu, 30 Juni 2021 11:30

Masuk Gelombang Kedua, Kasus Covid-19 Meledak 381 Persen, Zona Merah Bertambah 60 Daerah

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Masuk Gelombang Kedua, Kasus Covid-19 Meledak 381 Persen, Zona Merah Bertambah 60 Daerah

Kasus Covid-19 di Indonesia masih sangat tinggi. Indonesia kini menghadapi gelombang kedua Covid-19.

RAKYATKU.COM - Kasus Covid-19 di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Satgas menyebut, Indonesia saat ini sudah masuk gelombang kedua Covid-19.

Bayangkan saja, kasus Covid-19 saat ini lebih tinggi dari puncak kasus yang terjadi pada Bulan Januari 2021.

Pada puncak pertama di Januari 2021, jumlah kasus mingguan mencapai 89.902 kasus, sedangkan pada minggu ini angkanya jauh lebih tinggi, yaitu mencapai 125.396 kasus.

Baca Juga : Virus Corona Varian Baru Muncul di Rusia, Lebih Menular Dibanding Delta

Sedangkan minggu lalu, Indonesia mencatatkan angka kasus positif harian yang sangat tinggi, bahkan mencetak rekor baru yaitu kasus harian tertinggi selama pandemi, bertambah 21.345 kasus dalam satu hari.

"Hal ini menandakan second wave atau gelombang kedua kenaikan kasus COVID-19 di Indonesia," kata Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito dalam keterangan tertulisnya, Rabu (30/6/2021).

 

Satgas juga mengungkapkan bahwa pada puncak kasus pertama, kenaikan dari titik kasus terendah sebesar 283 persen dan memuncak dalam waktu 13 minggu. Sedangkan pada puncak kedua ini, kenaikan dari titik kasus terendah mencapai 381 persen, atau hampir 5 kali lipatnya dan mencapai puncak dalam waktu 6 minggu.

Baca Juga : Benarkah Jokowi-Ma'ruf Sukses Atasi Pandemi Covid-19? Begini Menurut Pengamat

Ada tiga provinsi yang disebut berkontribusi besar pada peningkatan kasus COVID-19. Adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Ketiga provinsi tersebut disoroti Wiku perlu melibatkan penanganan wabah secara kolektif.

Sponsored by MGID

"Masyarakat, terutama di ketiga provinsi ini harus berkontribusi dalam menekan lonjakan kasus COVID-19. Upaya penanganan adalah upaya kolektif. Untuk itu, inisiatif masyarakat dalam menekan dan mengendalikan kasus menjadi sangat penting," ungkap Wiku.

Daerah yang masuk zona merah juga bertambah. Dari 14 provinsi itu, ada 60 kabupaten/kota yang berada di zona risiko tinggi.

Baca Juga : Vatic Kembangkan Alat Tes COVID-19 Berbasis Air Liur, Pengujiannya Sangat Akurat

Berikut ini daftar kabupaten/kota yang berisiko tinggi:

SUMATERA UTARA
KOTA MEDAN
KOTA PADANG SIDIMPUAN

SUMATERA SELATAN
KOTA PALEMBANG

Baca Juga : Sulsel Berhasil Keluar, Tersisa 5 Zona Merah COVID-19 di Indonesia

LAMPUNG
PRINGSEWU

KEPULAUAN RIAU
KOTA BATAM
BINTAN

KALIMANTAN TENGAH
KOTA PALANGKARAYA

Baca Juga : WHO Identifikasi Varian Baru COVID-19, Lebih Kebal Vaksin

KALIMANTAN BARAT
KOTA PONTIANAK

JAWA TIMUR
BONDOWOSO
KOTA MADIUN
BANYUWANGI

JAWA TENGAH
WONOGIRI
KUDUS
KOTA SEMARANG
KOTA PEKALONGAN
BLORA
PATI
KENDAL
BREBES
KEBUMEN
SUKOHARJO
GROBOGAN
TEMANGGUNG
TEGAL
KOTA MAGELANG
PURWOREJO
WONOSOBO
SRAGEN
DEMAK
SEMARANG
KLATEN
JEPARA
KOTA SALATIGA

Baca Juga : WHO Identifikasi Varian Baru COVID-19, Lebih Kebal Vaksin

JAWA BARAT
BANDUNG
KOTA DEPOK
CIREBON
KOTA BANDUNG
GARUT
BANDUNG BARAT
KUNINGAN
MAJALENGKA
INDRAMAYU
KARAWANG
KOTA CIMAHI

DKI JAKARTA
JAKARTA SELATAN
JAKARTA PUSAT
JAKARTA BARAT
JAKARTA TIMUR
JAKARTA UTARA

DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
SLEMAN
KULON PROGO
BANTUL
GUNUNGKIDUL
KOTA YOGYAKARTA

Baca Juga : WHO Identifikasi Varian Baru COVID-19, Lebih Kebal Vaksin

BENGKULU
KOTA BENGKULU

BANTEN
KOTA TANGERANG
KOTA TANGERANG SELATAN
LEBAK
TANGERANG

ACEH
ACEH TENGAH

Sponsored by advertnative
 
#Covid-19 #Zona Merah Covid-19 #Indonesia