Rabu, 16 Juni 2021 21:59

Pembangunan Ibu Kota Negara Akan Perhatikan Aspirasi Lokal

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Deputi IV Kantor Staf Presiden Juri Ardiantoro dialog dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Penajam Paser Utara terkait perkembabgan proyek pembangunan Ibu kota Negara.
Deputi IV Kantor Staf Presiden Juri Ardiantoro dialog dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Penajam Paser Utara terkait perkembabgan proyek pembangunan Ibu kota Negara.

Presiden Jokowi masih membutuhkan beragam informasi aktual dari lapangan sebelum menyerahkan surpres ke DPR terkait calon ibu kota negara baru..

RAKYATKU.COM – Pemerintah memastikan proyek Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur, akan memperhatikan kearifan lokal.

Artinya, kehadiran IKN memerlukan peraturan pemerintah yang diturunkan melalui peraturan daerah (perda).

“Perda ini akan menjadi landasan hukum IKN dalam menampung kearifan lokal,” ujar Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan, Juri Ardiantoro saat berdialog dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Penajam Paser Utara di Kantor DPRD Penajam Paser Utara, Rabu (16/6/2021).

Dalam acara tersebut Juri didampingi Tenaga Ahli Utama KSP, Ali Mochtar Ngabalin dan Usep Setiawan.

Juri mengungkapkan, saat ini rancangan undang-undang (RUU) IKN sudah masuk Program Legislasi Nasional atau Prolegnas 2021.

 

Namun, Presiden Jokowi masih membutuhkan beragam informasi aktual dari lapangan sebelum menyerahkan surpres ke DPR.

Bagi Presiden, suara masyarakat Penajam Paser Utara merupakan informasi penting.

Sponsored by MGID

"Covid-19 menjadi game changer, sehingga pembangunannya akan menyesuaikan. Kantor Staf Presiden akan terus mengawal,” kata Juri.

Ketua DPRD Penajam Paser Utara, Jhon Kenedy sepakat bahwa masyarakat harus terakomodasi dalam pembangunan IKN baru.

“Banyak masyarakat yang ingin ikut menyuarakan pendapat. Mereka tidak mau tergusur dan butuh eksistensi,” ungkap Jhon.

Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Mas'ud menyampaikan masih adanya permasalahan pada infrastruktur. Namun masyarakat sangat berharap rencana pembangunan IKN segera terwujud.

“Kami yakin IKN tidak hanya membantu perkembangan Kalimantan Timur, tapi Kalimantan secara keseluruhan,” tutur Abdul.

Saat ini pemerintah daerah harus beradaptasi dengan alokasi anggaran penanganan Covid-19. Sehingga menurut Bupati, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah perlu diperkuat, sehingga penggunaan anggaran bisa maksimal.

Sponsored by advertnative
 
#ibu kota negara #penajam paser utara