RAKYATKU.COM,PAREPARE--Wali Kota Parepare Tasming Hamid menekankan pentingnya penerapan prinsip 5S, yakni senyum, salam, sapa, sopan, dan santun dalam setiap pelayanan di rumah sakit.
Baca Juga : Paskibraka Parepare 2026 Resmi Dikukuhkan, Tasming Hamid Tekankan Disiplin dan Nasionalisme
Baca Juga : Tinjau Gudang Bulog, Wali Kota Parepare Tegaskan Warga Tak Akan Kekurangan Beras
Baca Juga : Korban Kebakaran Sumur Jodoh Terima Bantuan, Tasming Hamid Ajak Perkuat Semangat Gotong Royong
Penegasan itu disampaikan saat membuka Pelatihan Pelayanan Prima (Service Excellent) di aula RSUD Andi Makkasau Parepare, Selasa, (21/07/2026).
Baca Juga : Paskibraka Parepare 2026 Resmi Dikukuhkan, Tasming Hamid Tekankan Disiplin dan Nasionalisme
Baca Juga : Tinjau Gudang Bulog, Wali Kota Parepare Tegaskan Warga Tak Akan Kekurangan Beras
Baca Juga : Korban Kebakaran Sumur Jodoh Terima Bantuan, Tasming Hamid Ajak Perkuat Semangat Gotong Royong
Tasming mengatakan pelatihan tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat kualitas pelayanan kesehatan. Menurutnya, pelayanan yang baik merupakan fondasi utama sebelum tenaga kesehatan memberikan penanganan medis kepada pasien.
Baca Juga : Paskibraka Parepare 2026 Resmi Dikukuhkan, Tasming Hamid Tekankan Disiplin dan Nasionalisme
Baca Juga : Tinjau Gudang Bulog, Wali Kota Parepare Tegaskan Warga Tak Akan Kekurangan Beras
Baca Juga : Korban Kebakaran Sumur Jodoh Terima Bantuan, Tasming Hamid Ajak Perkuat Semangat Gotong Royong
Baca Juga : 44 Hari Mengabdi di Parepare, Tasming Hamid Puji Kontribusi Mahasiswa KKN Unhas
"Kurang lebih dua hari pelatihan ini berlangsung. Saya berharap seluruh peserta menyerap ilmu dengan baik dan menerapkannya dalam pekerjaan sehari-hari. Melayani bukan hanya menjadi tugas, tetapi juga dapat menjadi amal jariyah. Luruskan niat untuk melayani dengan setulus hati agar setiap pekerjaan bernilai ibadah," kata Tasming.
Baca Juga : Paskibraka Parepare 2026 Resmi Dikukuhkan, Tasming Hamid Tekankan Disiplin dan Nasionalisme
Baca Juga : Tinjau Gudang Bulog, Wali Kota Parepare Tegaskan Warga Tak Akan Kekurangan Beras
Baca Juga : Korban Kebakaran Sumur Jodoh Terima Bantuan, Tasming Hamid Ajak Perkuat Semangat Gotong Royong
Ia mengakui beban kerja tenaga kesehatan di rumah sakit sangat tinggi. Meski demikian, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga : Paskibraka Parepare 2026 Resmi Dikukuhkan, Tasming Hamid Tekankan Disiplin dan Nasionalisme
Baca Juga : Tinjau Gudang Bulog, Wali Kota Parepare Tegaskan Warga Tak Akan Kekurangan Beras
Baca Juga : Korban Kebakaran Sumur Jodoh Terima Bantuan, Tasming Hamid Ajak Perkuat Semangat Gotong Royong
"Pasien dan keluarganya datang ke rumah sakit dengan harapan mendapat pertolongan. Karena itu, berikan pelayanan terbaik kepada siapa pun tanpa membedakan latar belakangnya. Tunjukkan empati, bangun komunikasi yang baik, dan jadikan 5S sebagai budaya kerja dalam setiap pelayanan," ujarnya.
Baca Juga : Paskibraka Parepare 2026 Resmi Dikukuhkan, Tasming Hamid Tekankan Disiplin dan Nasionalisme
Baca Juga : Tinjau Gudang Bulog, Wali Kota Parepare Tegaskan Warga Tak Akan Kekurangan Beras
Baca Juga : Korban Kebakaran Sumur Jodoh Terima Bantuan, Tasming Hamid Ajak Perkuat Semangat Gotong Royong
Baca Juga : Parepare Segera Punya Bioskop, Pemkot Teken Kerja Sama dengan NSC
Tasming berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada teori, tetapi mampu membentuk karakter pelayanan seluruh sumber daya manusia di RSUD Andi Makkasau.
Baca Juga : Paskibraka Parepare 2026 Resmi Dikukuhkan, Tasming Hamid Tekankan Disiplin dan Nasionalisme
Baca Juga : Tinjau Gudang Bulog, Wali Kota Parepare Tegaskan Warga Tak Akan Kekurangan Beras
Baca Juga : Korban Kebakaran Sumur Jodoh Terima Bantuan, Tasming Hamid Ajak Perkuat Semangat Gotong Royong
"Saya ingin setelah pelatihan ini masyarakat benar-benar merasakan perubahan kualitas pelayanan di RSUD Andi Makkasau. Rumah sakit ini harus menjadi tempat yang tidak hanya memberikan layanan medis yang profesional, tetapi juga menghadirkan rasa nyaman, ramah, dan humanis bagi setiap pasien," katanya.
Baca Juga : Paskibraka Parepare 2026 Resmi Dikukuhkan, Tasming Hamid Tekankan Disiplin dan Nasionalisme
Baca Juga : Tinjau Gudang Bulog, Wali Kota Parepare Tegaskan Warga Tak Akan Kekurangan Beras
Baca Juga : Korban Kebakaran Sumur Jodoh Terima Bantuan, Tasming Hamid Ajak Perkuat Semangat Gotong Royong
Pelaksana Tugas(Plt) Direktur RSUD Andi Makkasau, dr. Muliana, mengatakan pelayanan prima bukan sekadar slogan, melainkan budaya kerja yang harus diterapkan oleh seluruh jajaran rumah sakit.
Baca Juga : Paskibraka Parepare 2026 Resmi Dikukuhkan, Tasming Hamid Tekankan Disiplin dan Nasionalisme
Baca Juga : Tinjau Gudang Bulog, Wali Kota Parepare Tegaskan Warga Tak Akan Kekurangan Beras
Baca Juga : Korban Kebakaran Sumur Jodoh Terima Bantuan, Tasming Hamid Ajak Perkuat Semangat Gotong Royong
Baca Juga : Korban Kebakaran Sumur Jodoh Terima Bantuan, Tasming Hamid Ajak Perkuat Semangat Gotong Royong
"Pelatihan ini kami selenggarakan untuk memperkuat kompetensi sekaligus membangun budaya pelayanan yang berorientasi pada kepuasan dan keselamatan pasien. Kami ingin setiap petugas mampu memberikan pelayanan yang cepat, ramah, profesional, dan penuh empati sehingga kepercayaan masyarakat terhadap RSUD Andi Makkasau terus meningkat," ujar dr. Muliana.
Baca Juga : Paskibraka Parepare 2026 Resmi Dikukuhkan, Tasming Hamid Tekankan Disiplin dan Nasionalisme
Baca Juga : Tinjau Gudang Bulog, Wali Kota Parepare Tegaskan Warga Tak Akan Kekurangan Beras
Baca Juga : Korban Kebakaran Sumur Jodoh Terima Bantuan, Tasming Hamid Ajak Perkuat Semangat Gotong Royong
Pelatihan tersebut menghadirkan Professional Speaker, Dr. Dra. Irwani Pane, S.Psi., M.I.Kom., LCPC., C.AC.C., Tr.C.MC., C.PSP. Kegiatan itu diikuti jajaran tenaga kesehatan dan pegawai RSUD Andi Makkasau untuk meningkatkan kompetensi pelayanan serta membangun budaya service excellent dalam memberikan layanan kepada masyarakat.(*)
