RAKYATKU.COM,PAREPARE--Wali Kota Parepare Tasming Hamid menekankan pentingnya penerapan prinsip 5S, yakni senyum, salam, sapa, sopan, dan santun dalam setiap pelayanan di rumah sakit.
Baca Juga : Tasming Hamid: One Day Trail Adventure Selaras dengan Program Parepare sebagai Kota Event
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Pemeliharaan PLTU Jeneponto Picu Pemadaman di Parepare, PLN Target Selesai 5 September
Penegasan itu disampaikan saat membuka Pelatihan Pelayanan Prima (Service Excellent) di aula RSUD Andi Makkasau Parepare, Selasa, (21/07/2026).
Baca Juga : Tasming Hamid: One Day Trail Adventure Selaras dengan Program Parepare sebagai Kota Event
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Pemeliharaan PLTU Jeneponto Picu Pemadaman di Parepare, PLN Target Selesai 5 September
Tasming mengatakan pelatihan tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat kualitas pelayanan kesehatan. Menurutnya, pelayanan yang baik merupakan fondasi utama sebelum tenaga kesehatan memberikan penanganan medis kepada pasien.
Baca Juga : Tasming Hamid: One Day Trail Adventure Selaras dengan Program Parepare sebagai Kota Event
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Pemeliharaan PLTU Jeneponto Picu Pemadaman di Parepare, PLN Target Selesai 5 September
Baca Juga : Pembinaan Mental dan Religiusitas ke-3 Digelar, Tasming Dorong Pelajar Perkuat Ibadah dan Lancar Mengaji
"Kurang lebih dua hari pelatihan ini berlangsung. Saya berharap seluruh peserta menyerap ilmu dengan baik dan menerapkannya dalam pekerjaan sehari-hari. Melayani bukan hanya menjadi tugas, tetapi juga dapat menjadi amal jariyah. Luruskan niat untuk melayani dengan setulus hati agar setiap pekerjaan bernilai ibadah," kata Tasming.
Baca Juga : Tasming Hamid: One Day Trail Adventure Selaras dengan Program Parepare sebagai Kota Event
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Pemeliharaan PLTU Jeneponto Picu Pemadaman di Parepare, PLN Target Selesai 5 September
Ia mengakui beban kerja tenaga kesehatan di rumah sakit sangat tinggi. Meski demikian, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga : Tasming Hamid: One Day Trail Adventure Selaras dengan Program Parepare sebagai Kota Event
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Pemeliharaan PLTU Jeneponto Picu Pemadaman di Parepare, PLN Target Selesai 5 September
"Pasien dan keluarganya datang ke rumah sakit dengan harapan mendapat pertolongan. Karena itu, berikan pelayanan terbaik kepada siapa pun tanpa membedakan latar belakangnya. Tunjukkan empati, bangun komunikasi yang baik, dan jadikan 5S sebagai budaya kerja dalam setiap pelayanan," ujarnya.
Baca Juga : Tasming Hamid: One Day Trail Adventure Selaras dengan Program Parepare sebagai Kota Event
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Pemeliharaan PLTU Jeneponto Picu Pemadaman di Parepare, PLN Target Selesai 5 September
Baca Juga : Tasming Hamid Dorong Peningkatan Kompetensi, Ratusan Warga Parepare Ikuti Pelatihan Vokasi
Tasming berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada teori, tetapi mampu membentuk karakter pelayanan seluruh sumber daya manusia di RSUD Andi Makkasau.
Baca Juga : Tasming Hamid: One Day Trail Adventure Selaras dengan Program Parepare sebagai Kota Event
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Pemeliharaan PLTU Jeneponto Picu Pemadaman di Parepare, PLN Target Selesai 5 September
"Saya ingin setelah pelatihan ini masyarakat benar-benar merasakan perubahan kualitas pelayanan di RSUD Andi Makkasau. Rumah sakit ini harus menjadi tempat yang tidak hanya memberikan layanan medis yang profesional, tetapi juga menghadirkan rasa nyaman, ramah, dan humanis bagi setiap pasien," katanya.
Baca Juga : Tasming Hamid: One Day Trail Adventure Selaras dengan Program Parepare sebagai Kota Event
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Pemeliharaan PLTU Jeneponto Picu Pemadaman di Parepare, PLN Target Selesai 5 September
Pelaksana Tugas(Plt) Direktur RSUD Andi Makkasau, dr. Muliana, mengatakan pelayanan prima bukan sekadar slogan, melainkan budaya kerja yang harus diterapkan oleh seluruh jajaran rumah sakit.
Baca Juga : Tasming Hamid: One Day Trail Adventure Selaras dengan Program Parepare sebagai Kota Event
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Pemeliharaan PLTU Jeneponto Picu Pemadaman di Parepare, PLN Target Selesai 5 September
Baca Juga : Pemeliharaan PLTU Jeneponto Picu Pemadaman di Parepare, PLN Target Selesai 5 September
"Pelatihan ini kami selenggarakan untuk memperkuat kompetensi sekaligus membangun budaya pelayanan yang berorientasi pada kepuasan dan keselamatan pasien. Kami ingin setiap petugas mampu memberikan pelayanan yang cepat, ramah, profesional, dan penuh empati sehingga kepercayaan masyarakat terhadap RSUD Andi Makkasau terus meningkat," ujar dr. Muliana.
Baca Juga : Tasming Hamid: One Day Trail Adventure Selaras dengan Program Parepare sebagai Kota Event
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Pemeliharaan PLTU Jeneponto Picu Pemadaman di Parepare, PLN Target Selesai 5 September
Pelatihan tersebut menghadirkan Professional Speaker, Dr. Dra. Irwani Pane, S.Psi., M.I.Kom., LCPC., C.AC.C., Tr.C.MC., C.PSP. Kegiatan itu diikuti jajaran tenaga kesehatan dan pegawai RSUD Andi Makkasau untuk meningkatkan kompetensi pelayanan serta membangun budaya service excellent dalam memberikan layanan kepada masyarakat.(*)
