Kamis, 10 Juni 2021 08:30

Gerhana Matahari Cincin Tak Terlihat di Indonesia, Begini Penjelasan Ahli Astronomi

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Gerhana Matahari Cincin Tak Terlihat di Indonesia, Begini Penjelasan Ahli Astronomi

Sebagian besar negara lainnya hanya mendapati gerhana matahari sebagian, yaitu sebagian besar Eropa, Asia, Afrika Utara/Barat, sebagian besar Amerika Utara, dan Atlantik.

RAKYATKU.COM -- Gerhana matahari cincin kembali terjadi, Kamis (10/6/2021). Namun, fenomena alam langka itu tak bisa disaksikan di Indonesia.

Direktur Sekolah Astronomi Islam Indonesia, Andi Muh Akhyar, MSc menjelaskan, gerhana matahari cincin terjadi di belahan bumi utara.

Hanya sebagian kecil wilayah yang melihatnya secara utuh, antara lain sebagian Rusia, Greenland, dan Kanada bagian utara.

Sebagian besar negara lainnya hanya mendapati gerhana matahari sebagian, yaitu sebagian besar Eropa, Asia, Afrika Utara/Barat, sebagian besar Amerika Utara, Atlantik, dan Artic.

Gerhana dimulai pada satu tempat mulai pukul 08.12 UTC dan berakhir di tempat yang lain pada pukul 13.11 UTC. Meskipun demikian, waktu terlihatnya gerhana di masing-masing daerah akan berbeda karena matahari dan bulan yang terus bergerak.

 

Sebagai contoh untuk Kota Wageningen Belanda, hanya akan dapat gerhana matahari sebagian. Berdurasi dua jam 11 menit 9 detik. Dimulai pukul 11:19:48 CEST dan berakhir pukul 13:30:57 CEST.

"Sementara kota-kota lain yang akan dilalui gerhana bisa dilihat pada https://www.timeanddate.com/eclipse/map/2021-june-10 dengan memasukkan nama kota masing-masing," tambah dosen Ilmu Falak UIN Alauddin Makassar itu, Kamis (10/6/2021).

Bagi umat Islam, disyariatkan menunaikan salat sunnah saat melihat gerhana. Waktunya disesuaikan dengan dimulainya gerhana hingga berakhir.

"Namun, kali ini gerhana tidak akan terlihat di Indonesia, sehingga tidak disyariatkan salat gerhana," tutup Andi Akhyar.

 

#Gerhana Matahari Cincin