Sabtu, 08 Mei 2021 12:11

25 Orang Tewas dalam Penggerebekan Narkoba di Rio de Janeiro, 1 Polisi Dieksekusi Pengedar

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Foto: Reuters.
Foto: Reuters.

Rekaman yang ditayangkan di televisi lokal menunjukkan, sebuah helikopter polisi terbang rendah di atas favela Jacarezinho ketika orang-orang bersenjata berat melarikan diri dari polisi dengan melompat dari atap ke atap rumah.

RAKYATKU.COM - Polisi menarget pengedar narkoba dan menggerebek favela atau perkampungan kumuh di Rio de Janeiro, ibu kota Brasil, Kamis (6/5/2021) waktu setempat.

Pihak berwenang mengatakan dalam penggerebak itu, setidaknya satu anggota polisi dan 24 orang lainnya tewas setelah ditembak.

Kantor pers polisi mengonfirmasi kematian seorang anggotanya dan 24 tersangka itu dalam sebuah pesan singkat kepada Associated Press.

Baca Juga : Dikemas Dalam Botol Sampo, Petugas Rutan Jeneponto Gagalkan Penyelundupan Sabu

Rekaman yang ditayangkan di televisi lokal menunjukkan, sebuah helikopter polisi terbang rendah di atas favela Jacarezinho ketika orang-orang bersenjata berat melarikan diri dari polisi dengan melompat dari atap ke atap rumah.

Felipe Curi, seorang detektif di kepolisian Rio, membantah telah terjadi eksekusi.

“Satu-satunya eksekusi adalah seorang petugas polisi, yang sayangnya dieksekusi dengan dingin oleh para pengedar narkoba. Kematian lainnya sayangnya terjadi ketika para penyelundup menarget polisi dan mereka kemudian dinetralkan. Sesederhana itulah yang terjadi,” katanya dalam jumpa pers.

Baca Juga : Ungkap Sabu 1,196 Ton, Kapolri: Kita Selamatkan Kurang Lebih 5 Juta Orang dari Narkoba

Jacarezinho, salah satu daerah kumuh terpadat di Kota Rio de Janeiro dengan jumlah penduduk 40 ribu jiwa, didominasi oleh Comando Vermelho, (Komando Merah) salah satu organisasi kriminal terkemuka Brazil.

Sponsored by MGID

Polisi menganggap Jacarezinho sebagai salah satu markas grup itu.

Sumber: Associated Press, VOA

#penggerebekan #narkoba #brasil