Rabu, 05 Mei 2021 13:02

Klaim Bersih COVID-19, Korea Utara Kampanye Vaksin Punya Efek Mematikan

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi. (Foto: Pixabay)
Ilustrasi. (Foto: Pixabay)

Beberapa vaksin yang dianggap efektif, disebut menyebabkan berbagai efek samping, termasuk kematian.

RAKYATKU.COM - Korea Utara (Korut) menyampanyekan bahwa vaksin COVID-19 punya efek mematikan.

Koran Roddong Simun yang menjadi corong pemerintah Korut menyatakan vaksin punya efek samping mematikan pasien dan tidak akan menghentikan pandemi.

Roddong Sinmun edisi Selasa (4/5/2021) menyebut pandemi akan terus menjadi ancaman global karena vaksin dibuat untuk melindungi virus.

Baca Juga : Total 8.918.784 Orang di Indonesia Sudah Divaksin Dosis Kedua

"Situasi di banyak negara membuktikan bahwa vaksin jauh dari obat mujarab," tulis Roddong Sinmun.

Beberapa vaksin yang dianggap efektif, tulis surat kabar milik Partai Buruh Korea itu, menyebabkan berbagai efek samping, termasuk kematian.

 

"Banyak negara berhenti menggunakanya," sambung media pendukung rezim komunis pimpinan Kim Jong Un itu. Sampai saat ini Korut mengklaim terbebas dari COVID-19.

Baca Juga : Pria di Jakarta Meninggal Usai Divaksin AstraZeneca, Keluarga: Dibiarkan Seperti Ayam Mati

Dalam laporannya ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mereka menyatakan 24.500 warganya yang menjalani tes COVID-19 pada pertengahan April lalu tak ada satu pun yang dinyatakan positif.

#Korea Utara #Vaksin Covid-19