Kamis, 18 September 2025 19:48

Calon Rektor Unhas Periode 2026-2030 Jalani Proses Assesmen Psikologi

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Calon Rektor Unhas Periode 2026-2030 Jalani Proses Assesmen Psikologi

“Kita kerjasama dengan UGM, sudah dua kali terlibat pada proses pemilihan rektor sebelumnya. Profesionalisme mereka teruji dan ini yang ketiga kalinya terlibat. Kita kolaborasi dengan mitra luar, karena ingin menjaga objektivitas seluruh rangkaian proses,”

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Panitia Pemilihan Rektor (PPR) Universitas Hasanuddin kerja sama Unit Pengembangan Kualitas Manusia, Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan assessmen kepada enam bakal calon rektor periode 2026-2030. Kegiatan berlangsung di Unhas Hotel and Convention, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Kamis (18/09).

Melalui asesmen ini, diharapkan para calon rektor dapat dinilai secara objektif berdasarkan kompetensi kepemimpinan, integritas, serta kemampuan analitis dalam memimpin universitas.

Prof. Dr. Ir. Asmuddin Natsir, M.Sc., selaku penanggung jawab pelaksanaan asesmen, menyampaikan pentingnya menjaga objektivitas dalam seleksi calon rektor. Dirinya menjelaskan, pelibatan UGM merupakan yang ketiga kalinya, menunjukkan keseriusan Unhas menghadirkan proses yang kredibel.

Baca Juga : LPS Gandeng Unhas, Perkuat Literasi Keuangan dan Siapkan SDM Unggul Indonesia Timur

“Kita kerjasama dengan UGM, sudah dua kali terlibat pada proses pemilihan rektor sebelumnya. Profesionalisme mereka teruji dan ini yang ketiga kalinya terlibat. Kita kolaborasi dengan mitra luar, karena ingin menjaga objektivitas seluruh rangkaian proses,” jelas Prof Asmuddin.

Ia, seluruh tahapan asesmen berjalan lancar dan memberikan gambaran menyeluruh mengenai kesiapan para kandidat calon rektor. 

Dalam kegiatan ini, para bakal calon rektor menjalani serangkaian test kepribadian diantaranya MSDT (Management Style Diagnostic Test), Papikostik (Perseptual and Preference Inventory Test) dan EPPS (Edwards Personal Preference Schedule). Selain itu, para bakal calon juga mengikuti studi kasus dengan pendekatan problem analytic yang bertujuan menilai kemampuan analitis dan penyelesaian masalah strategis.

Baca Juga : IKA Unhas Matangkan Fondasi Organisasi, Pemilihan Ketua Secara Langsung Jadi Arah Baru

Selain itu, para peserta juga mengikuti sesi Leaderless Group Discussion (LGD) untuk menguji keterampilan komunikasi, kolaborasi, dan kepemimpinan dalam merespons isu-isu manajerial. Masing-masing calon rektor juga mengikuti sesi presentasi dan wawancara individu bersama tim asesor UGM.

Adapun enam bakal calon rektor yang mengikuti proses asesmen diantaranya:

1. Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc

Baca Juga : Mahasiswa Unhas Ditemukan Meninggal di Area Fakultas Teknik

2. Prof. dr. Budu, Ph.D., Sp.M(K)., M.MedEd

3. dr. Marhaen Hardjo, M.Biomed., Ph.D

4. Prof. Dr. Sukardi Weda, SS., M.Hum., M.Pd., M.Si., MM., M.Sos.I, MA

Baca Juga : Masuk 900 Besar, Unhas Kini Bidik 500 Dunia dengan Strategi Agresif

5. Dr. Ir. Zulfajri Basri Hasanuddin, M.Eng

6. Prof. Ir. Muhammad Iqbal Djawad, M.Sc., Ph.D

Sementara assessor yang melakukan proses assesmen diantaranya:

Baca Juga : Unhas Akui UTBK Masih Rawan Kecurangan, Rektor: “Kami Akan Kejar Sampai Lulus”

1. Prof. Dr. Ir. Indarto, DEA., IPM., ASEAN Eng (Assesor)

2. Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D (Assesor)

3. Indrayanti, S.Psi., M.Si., Ph.D., Psikolog (Assesor)

Baca Juga : Unhas Akui UTBK Masih Rawan Kecurangan, Rektor: “Kami Akan Kejar Sampai Lulus”

4. Dewi Octavianty, S.Psi (Administrator)

5. Dyah Woro Nugraheni, S.Psi (Administrator)

#Universitas Hasanuddin