Rabu, 21 April 2021 11:32

Joe Biden Lega, Polisi Pembunuh George Floyd Divonis 40 Tahun Penjara

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Derek Chauvin. (Foto: AFP)
Derek Chauvin. (Foto: AFP)

"Ini bisa menjadi langkah maju yang besar dalam gerakan menuju keadilan di Amerika," kata Presiden Amerika Serikat, Joe Biden.

RAKYATKU.COM - Eks anggota polisi Minneapolis, Derek Chauvin, divonis bersalah atas pembunuhan warga Amerika Serikat berkulit hitam, George Floyd. Dia divonis 40 tahun penjara.

Dilansir AFP, Rabu (21/4/2021), sebelum memvonis bersalah, hakim berunding untuk menentukan status hukum Chauvin. Hakim berunding selama 11 jam.

Diputus bersalah, Chauvin dijatuhkan hukuman penjara selama 40 tahun. Tuduhan yang diberikan kepada Chauvin merupakan kasus yang paling serius.

Baca Juga : Rusia Tetapkan Amerika Serikat sebagai Negara Tak Bersahabat

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden menelepon anggota keluarga Floyd untuk mengatakan bahwa dia "lega" dengan putusan tersebut.

Biden mengatakan keputusan ini merupakan bukti keadilan di AS yang semakin maju.

 

"Ini bisa menjadi langkah maju yang besar dalam gerakan menuju keadilan di Amerika," kata Biden, saat ia meminta warga untuk bersatu melawan rasisme dan kekerasan.

Baca Juga : WHO Minta Masyarakat Tetap Pakai Masker Meski Sudah Divaksin

Kasus yang menjerat Derek Chauvin ini terjadi pada Mei 2020. Saat itu, Chauvin bersama rekan polisinya hendak menangkap George Floyd.

Dalam sebuah video, Chauvin terlihat menginjak leher George dengan menggunakan lututnya. Akibatnya, George tak bisa bernapas dan meninggal dunia.

#Derek Chauvin #George Floyd #Amerika Serikat