Kamis, 08 April 2021 16:45

Terkait Dinamika Golkar di Sulsel, Taufan Pawe Melapor ke JK

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Taufan Pawe saat menemui Jusuf Kalla di kediaman pribadinya, Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Rabu (7/4/2021) malam.
Taufan Pawe saat menemui Jusuf Kalla di kediaman pribadinya, Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Rabu (7/4/2021) malam.

Taufan Pawe menyampaikan bahwa sebagai ketua dirinya membutuhkan kader yang tulus dan memiliki jiwa militansi dalam membersarkan Partai Golkar.

RAKYATKU.COM, JAKARTA - Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe (TP), mengunjungi sesepuh Partai Golkar, Jusuf Kalla (JK), di kediaman pribadinya, Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Rabu (7/4/2021) malam. Pasca pertemuan tersebut, Taufan Pawe mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas sambutan hangat Jusuf Kalla.

"Alhamdulilah di tengah kesibukannya, beliau (JK) menyempatkan menerima kunjungan saya dengan terbuka dan sangat ramah. Beliau adalah tokoh senior dan pernah menjabat sebagai Ketua Umum Golkar. Apalagi beliau tokoh Sulel yang sangat dihormati. Sudah sepantasnya saya meminta restu dan doa kepada beliau," kata TP.

Saat pertemuan dengan mantan wakil presiden dua periode tersebut, TP yang juga Wali Kota Parepare dua periode menyampaikan perkembangan Golkar Sulsel. Perkembangan yang dilaporkan mulai dari dinamika yang terjadi hingga perbaikan struktur partai. Termasuk paradigma baru di Golkar Sulsel yang menjadikan kader Golkar sebagai subjek partai dalam menjalankan hak dan kewajiban.

Baca Juga : Peduli Pers, Wali Kota Parepare Diganjar Penghargaan di PWI Awards

"Saya sampaikan bahwa insyallah Puang (JK) tidak ada lagi eksploitasi kader. Tidak ada bayar-bayaran. Di situ beliau respons positif dan mengatakan betul itu. Sudah seharusnya demikian, jangan lagi ada seperti itu di Golkar," kata TP menirukan percakapannya bersama JK.

TP yang memimpin Golkar Sulsel dengan pemilihan secara aklamasi menambahkan, sebagai ketua dirinya membutuhkan kader yang tulus dan memiliki jiwa militansi dalam membersarkan Partai Golkar. Dia juga membantah adanya royalti sebagai timbal balik dari diskresi yang diberikan ke kader.

 

"Makanya saya sampaikan tidak ada lagi bayaran-bayaran Puang (JK). Seperti orang yang membutuhkan diskresi itu tidak dimintai uang seperser pun. Itu bisa kita buktikan ke orangnya, yang mendapatkan diskresi itu orang-orang yang memiliki tekad dan mimpi yang kuat sehingga dianggap mampu besarkan Golkar," sebutnya.

Baca Juga : Wali Kota Parepare Dikukuhkan Jadi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah

Sementara Wakil Sekretaris DPD I Golkar Sulsel, Zulham Arief, mengatakan JK merespons baik atas laporan TP. Bahkan JK memberi petuah ke TP dalam membesarkan Partai Golkar. JK meminta ketulusan dan kerja keras TP dalam membesarkan Partai Golkar tetap terus terjaga.

"Pak JK mengatakan Golkar memang penuh dinamika, tetapi Pak TP harus terus berjalan, tetap fokus. Kader pasti cerdas bisa membedakan mana baik dan mana sebaliknya. Insyaallah Pak TP bisa kembalikan kejayaan Partai Golkar," kata Zulham menirukan percakapan JK bersama TP.

Penulis : Syukur
#Partai Golkar Sulsel #taufan pawe #Jusuf Kalla