Jumat, 26 Maret 2021 07:03

Penyakit yang Tidak Penuhi Syarat Vaksin COVID-19, Bisa Dicek di SehatQ

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Ada 11 penyakit kronis yang dinilai dapat membuat seseorang tidak memenuhi syarat vaksin COVID-19.

RAKYATKU.COM - Vaksin COVID-19 sudah mulai terdistribusi. Saat ini memang baru tenaga kesehatan, pekerja publik, dan para lansia yang berhak mendapatkan vaksin tersebut secara cuma-cuma.

Namun nantinya, seluruh masyarakat yang berusia di atas 16 tahun akan diarahkan untuk bisa memperoleh vaksin ini, baik lewat program pemerintah secara gratis maupun secara mandiri.

Tentunya, ada sejumlah syarat vaksin COVID-19 yang mesti dipenuhi seseorang guna bisa divaksinasi. Syarat tersebut erat berhubungan dengan kondisi kesehatan seseorang tersebut sesaat sebelum divaksinasi.

Baca Juga : Sasar Mahasiswa, STMIK Handayani Makassar Gelar Vaksinasi Massal

Fitur Smart Health Screening: Vaksin COVID-19 yang ada di SehatQ dapat menjadi pemandu Anda dalam melacak terpenuhi tidaknya syarat vaksin COVID-19 di diri Anda.

Yang mesti menjadi perhatian lebih fokus, orang-orang dengan beberapa penyakit kronis perlu pertimbangan lebih dalam sebelum bisa mendapat vaksin COVID-19. Pasalnya, adanya penyakit kronis di tubuh seseorang dapat memicu kejadian ikutan pascaimunisasi yang cukup parah.

 

Ada 11 penyakit kronis yang dinilai dapat membuat seseorang tidak memenuhi syarat vaksin COVID-19.

Baca Juga : Percepatan Vaksinasi Sulsel Dilakukan Melalui Program 'Sulsel Kebut Vaksinasi'

1. Hipertensi
Hipertensi adalah kondisi seseorang yang mengalami tekanan darah di atas normal. Umumnya, tekanan darah yang normal berada di kisaran 120/80 mmHg. Seseorang dikatakan darah tinggi apabila tekanan darahnya sudah menyentuh angka 140/90 mmHg.

Sponsored by MGID

Namun, pada kondisi tersebut orang tersebut masih memenuhi syarat vaksin COVID-19 karena dianggap tekanan darah tinggi yang masih terkontrol. Seseorang dinilai memiliki hipertensi parah dan tidak layak untuk menerima vaksin COVID-19 apabila memiliki tekanan darah di atas 180/120 mmHg.

2. Diabetes
Diabetes adalah kondisi tingginya kadar gula darah dalam tubuh di atas 200 mg/dl untuk penghitungan sewaktu. Namun, tidak semua penderita diabetes tidak bisa menerima vaksin COVID-19. Syarat vaksin COVID-19 adalah kondisi kadar gula darah sewaktu yang tidak mencapai 250 mg/dl.

Baca Juga : Preman Serobot Antrean, Vaksinasi Covid-19 Diwarnai Perkelahian Massal

3. Kanker
Kanker adalah penyebab kematian nomor dua di dunia. Ini merupakan penyakit di mana terdapat perkembangan sel abnormal yang membelah secara tidak terkendali. Sel-sel tersebut memiliki kemampuan menyusup dan menghancurkan jaringan tubuh normal dan membuat fungsi berbagai organ rusak dan imunitas menurun drastis.

4. Penyakit Paru Kronis
Penyakit paru kronis biasanya disebabkan oleh bronkitis atau emfisema. Penyakit ini mengacu para peradangan paru-paru yang parah dan menyebabkan aliran udara ke paru-paru menjadi sangat terhambat. Penderita penyakit paru kronis umumnya akan sulit berjalan atau menaiki tangga serta merasa lelah sepanjang waktu.

5. Serangan Jantung
Seseorang yang mengalami serangan jantung biasanya disebabkan oleh tidak mampunya jantung mengalirkan darah dan oksigen ke seluruh tubuh. Umumnya, serangan jantung disebabkan oleh tersumbatnya arteri.

Baca Juga : Dokter Wanita Ini Heran Tiga Kali Terinfeksi Covid-19 walau Sudah Divaksinasi Lengkap

6. Gagal Jantung Kongestif
Gagal jantung kongestif (CHF) merupakan kondisi ketika jantung sudah tidak mampu memompa darah dan oksigen secara efisien. Ketidakmampuan ini umumnya terjadi karena adanya penumpukan cairan di dalam jantung. Tekanan darah tinggi dan penyakit jantung koroner adalah beberapa kondisi yang memicu terjadinya penyakit kronis ini.

7. Nyeri Dada
Nyeri dada menjadi salah satu syarat vaksin COVID-19 karena kerap berhubungan dengan masalah jantung ataupun paru-paru. Umumnya, seseorang yang mengalami nyeri dada ternyata memiliki masalah penyumbatan darah di area jantung.

8. Asma
Bagi sebagian orang, asma adalah gangguan ringan. Bagi orang lain, ini bisa menjadi masalah besar yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Serangan asma bahkan dapat mengancam jiwa. Asma sendiri merupakan kondisi saat saluran pernapasan menyempit dan membengkak serta menghasilkan lendir berlebih. Hal ini akan membuat penderitanya sulit mengalami batuk, suara siulan saat mengeluarkan nafas, sampai sesak napas.

Baca Juga : Enaknya Ikut Vaksinasi Kalla Group, Peserta Bertabur Diskon Cukup Tunjukkan Kartu Vaksin

9. Nyeri Sendi
Nyeri sendi berhubungan dengan masalah tulang yang bisa berpengaruh ke tingkat imunitas. Orang-orang yang mengalami sendi parah bisa sulit untuk berjalan dan terus merasa lelah.

10. Stroke
Serangan stroke terjadi ketika suplai darah ke bagian otak terganggu atau berkurang. Ini menyebabkan jaringan otak tidak mendapatkan oksigen dan nutrisi. Sel-sel otak pun bisa mati dalam beberapa menit. Tentunya serangan stroke merupakan keadaan darurat medis dan mesti segera ditangani untuk bisa menyelamatkan jiwa penderitanya.

11. Penyakit Ginjal
Seseorang yang divonis memiliki penyakit ginjal dapat diartikan bahwa ia tengah mengalami ketidakmampuan ginjal untruk dapat menyaring darah sebagaimana mestinya. Banyak kondisi yang mengarah ke masalah ginjal, seperti cedera ginjal akut, kista ginjal, batu ginjal, dan infeksi ginjal.

Baca Juga : Enaknya Ikut Vaksinasi Kalla Group, Peserta Bertabur Diskon Cukup Tunjukkan Kartu Vaksin

Namun, yang kerap dinyatakan sebagai penyakit kronis adalah kondisi gagal ginjal yang mesti mendapatkan penanganan berupa cuci darah hingga transplantasi.

Supaya Anda tidak bingung termasuk orang yang memenuhi syarat vaksin Covid 19 atau tidak, segera coba screening di SehatQ, yuk! Kementerian Kesehatan sendiri menyatakan, kondisi tidak terpenuhinya syarat vaksin COVID-19 apabila seseorang mengidap lebih dari lima penyakit kronis di atas.

Sponsored by advertnative
 
#vaksinasi covid-19 #penyakit kronis #Vaksin Covid-19