RAKYATKU.COM, WAJO — Pemerintah Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui mutasi pejabat yang dipimpin langsung Bupati Wajo, Andi Rosman, pada Rabu 4 Maret 2026.
Sebanyak 364 pejabat dari jenjang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, hingga Jabatan Fungsional resmi dilantik dan diambil sumpahnya di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo.
Salah satu wajah baru dalam jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) adalah Muhammad Ibnu Hasyim yang dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Wajo.
Baca Juga : Amshar Apresiasi Kesiapan Pengamanan Lebaran dalam Apel Operasi Ketupat 2026
Ibnu menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk mengemban tanggung jawab tersebut.
“Ini tentu amanah yang besar. Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan pimpinan kepada saya untuk mengabdi di Kabupaten Wajo,” ujar Ibnu.
Pria yang akrab disapa Pipink itu menegaskan siap bekerja dan berkolaborasi bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Wajo dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor infrastruktur dan penataan ruang.
Baca Juga : Wajo Terima Alokasi IJD Tertinggi di Sulsel, Wabup Apresiasi Perjuangan Andi Iwan Darmawan Aras
Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang terencana dan berkelanjutan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pria kelahiran Pangkajene, 8 April 1976 itu bukan sosok baru di dunia birokrasi. Ia tercatat telah mengabdi sebagai aparatur sipil negara (ASN) selama 23 tahun.
Kariernya dimulai pada 1997 sebagai Sekretaris Lurah di Kabupaten Sidrap. Pengalaman panjang kemudian ditempuh saat dipercaya menjadi Kepala Kantor Penghubung Pemerintah Kabupaten Sidrap di Jakarta selama 14 tahun pada periode 2008 hingga 2017.
Baca Juga : BKPSDM Wajo Jelaskan Status Mutasi Dua ASN yang Tersangkut Perkara Hukum
Setelah itu, ia menjabat Kepala Bagian Pembangunan Pemerintah Kabupaten Sidrap pada 2017–2019 sebelum melanjutkan pengabdian di Kota Palopo.
Di Kota Palopo, Ibnu mengemban sejumlah jabatan strategis, mulai dari Kepala Bagian Umum Pemerintah Kota Palopo pada 2020 hingga dipercaya menjabat Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan (Dispertanakbun) Kota Palopo pada periode 2020–2026.
“Selama bertugas di Palopo kesannya sangat luar biasa. Palopo merupakan salah satu pengalaman penting bagi saya dalam meniti karier hingga akhirnya mendapat tugas baru di tempat yang baru ini,” katanya.
Baca Juga : Lantikan 364 Pejabat Bernuansa Adat, Bupati Wajo Tekankan Nilai Yassiwajori dalam Pelayanan Publik
Meski berasal dari Kabupaten Sidrap, Ibnu mengaku memiliki ikatan keluarga di Desa Wele, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo. Ia pun menegaskan bahwa pengabdian sebagai aparatur negara tidak dibatasi oleh wilayah asal.
“Bagi saya, pengabdian tidak dibatasi wilayah. Di mana pun diberi amanah, di situ kita harus memberikan kontribusi terbaik,” ujarnya.
Dengan latar belakang birokrasi yang panjang, Ibnu menyatakan siap memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan penataan ruang di Kabupaten Wajo agar lebih tertata, terencana, dan berkelanjutan.
Baca Juga : Agregator Nasional Jajaki Kerja Sama Ekspor, Wabup Wajo: Momentum UMKM Naik Kelas ke Pasar Global
Data Singkat
Nama lengkap: Muhammad Ibnu Hasyim, S.STP., MM
Tempat, tanggal lahir: Pangkajene, 8 April 1976
Baca Juga : Agregator Nasional Jajaki Kerja Sama Ekspor, Wabup Wajo: Momentum UMKM Naik Kelas ke Pasar Global
Agama: Islam
Istri: Anita Noviyanti, SE., M.AP
Anak: Amanda Diva Salsabila dan Adinda Zara Calista
Baca Juga : Agregator Nasional Jajaki Kerja Sama Ekspor, Wabup Wajo: Momentum UMKM Naik Kelas ke Pasar Global
Riwayat Pendidikan:
– SDN 1 Pangkajene (1990)
– SMPN 1 Pangkajene (1993)
Baca Juga : Agregator Nasional Jajaki Kerja Sama Ekspor, Wabup Wajo: Momentum UMKM Naik Kelas ke Pasar Global
– SMA 467 Pangkajene (1995)
– D IV STPDN Jatinangor (1999)
Kini, sebagai Kepala Dinas PUPR Kabupaten Wajo, Ibnu Hasyim mengemban tanggung jawab baru dalam mengawal pembangunan infrastruktur daerah, sekaligus melanjutkan rekam jejak panjang pengabdiannya di dunia birokrasi.
