Rabu, 10 Maret 2021 12:43

Debit Air Bendungan Bili-Bili Sudah Melewati Batas Normal

Redaksi
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Dok Rakyatku
Dok Rakyatku

Elevasi bendungan Bili-bili sudah berada diangka 99,50 mdp (vol =259.375 juta m3). Angka ini kata Ikhsan sudah melewati batas normal.

GOWA - Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Jeneberang menyusul debit air Bendungan Bili-Bili sudah melewati batas normal, Rabu (10/2/2021). Kondisi ini disebabkan curah hujan yang tinggi.

"Sudah ada imbauan, juga dari Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Jeneberang agar masyarakat tidak melakukan aktivitas di sepanjang bantaran sungai Jeneberang dengan kondisi cuaca ekstrem ini," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gowa, Ikhsan Parawansa.

Ikhsan menyebutkan saat ini elevasi bendungan Bili-bili sudah berada diangka 99,50 mdp (vol =259.375 juta m3). Angka ini kata Ikhsan sudah melewati batas normal dari Bendungan Bili-bili 99,50 mdp (vol =259.375 juta m3).

Baca Juga : Guru di Gowa Akan Dapat Beasiswa Pelatihan Kompetensi

"Namun batas-batas ini masih bisa dijaga karena belum sampai pada batas waspada. Ada juga batas waspada elevasi waspada 101,70 mdpl (vol =295.049 juta m3). Elevasi siaga 102,60 mdpl (vol = 310.345 juta m3), elevasi awas 103,30 mdpl (vol =322.516 juta m3)," jelas Ikhsan.

Saat ini pihaknya masih terus memantau kondisi Bendungan Bili-bili dan berkorespondensi dengan BBWS Pompengaan Jeneberang. Hanya saja, menurut dia, yang tidak bisa terkontrol adalah arus dari Sungai Jenelata. Karena menurutnya, belum ada bendungan yang bisa mengatur debit air.

 

Dirinya berharap agar curah hujan ini bisa segera reda. Menurutnya sesuai dengan prediksi BMKG siang ini curah hujan juga akan menjadi reda yaitu hujan ringan.

Baca Juga : Pemkab Gowa Fokus Vaksinasi Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi

"Kami sendiri sesuai arahan Pak Bupati sudah ada posko. Jadi setiap saat kami stand by 24 jam. Kalau ada kejadian-kejadian kami langsung turun," tambahnya.

Saat dikonfirmasi, Kabid Operasi dan Pemeliharaan SDA BBWS Pompengaan Jeneberang, Rini S. Harun mengatakan saat ini pihaknya telah melakukan pembukaan pintu pelimpah Bendungan Bili-bili setinggi 2,5 m.

Selain itu, dirinya juga meminta agar masyarakat tidak beraktivitas di sekitar sungai Jeneberang. Apalagi saat ini hilir Sungai Jeneberang berdasarkan pemantauan dari Bendungan Bissua sudah pada elevasi waspada yaitu di angka 31,98 mdpl. Sementara batas elevasi waspada Sungai Jeneberang: 31,79 mdpl.

Baca Juga : Wabup Gowa Sidak Kehadiran ASN pada Hari Pertama Ramadan

"Yang tinggi dari sungai Jenelata, sehingga kami menyampaikan kepada masyarakat tidak melakukan kegiatan penyebrangan sungai, menambang, menjala ikan di hilir bendungan Bili-bili dan kegiatan lainnya di muara Sungai Jeneberang," harapnya.

#Pemkab Gowa