Selasa, 02 Maret 2021 19:59

Tidak Ingin Dibully, Andi Utta Bergerak Cepat Antisipasi Banjir di Bulukumba

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Tidak Ingin Dibully, Andi Utta Bergerak Cepat Antisipasi Banjir di Bulukumba

Bupati Muchtar Ali Yusuf berharap perangkat daerah yang terkait untuk melakukan antisipasi dini. Sehingga tidak ada lagi banjir di setiap musim hujan.

RAKYATKU.COM, BULUKUMBA - Pemkab Bulukumba serius menangani permasalahan banjir yang setiap tahun melanda beberapa titik di kota Bulukumba.

Sebelum musim hujan tiba yang diperkirakan puncaknya pada bulan April dan Mei, Bupati Muchtar Ali Yusuf berharap perangkat daerah yang terkait untuk melakukan antisipasi dini. Sehingga tidak ada lagi banjir di setiap musim hujan.

"Jangan permalukan saya. Saya tidak mau dibully jika Bulukumba banjir lagi," ungkapnya pada rapat yang digelar di Kantor Bupati, Selasa (2/3/2021).

Baca Juga : Bupati Bulukumba Akui Ada Temuan saat Setor Laporan Keuangan ke BPK Sulsel

Makanya ia meminta mulai sekarang pihak terkait segera bergerak mengecek dan menganalisis secara detail permasalahan setiap titik-titik banjir di kota Bulukumba.

"Sampaikan apa permasalahannya, baru kita atasi bersama. Kalau dibutuhkan alat berat, nanti saya bantu," bebernya.

 

Dalam menangani banjir ini, lanjutnya diperlukan koordinasi dan kerjasama lintas sektor, misalnya dari PSDA, Dinas Perumahan Permukiman, serta Badan Penanggulangan Bencana. Tidak bisa hanya satu unit kerja saja.

Baca Juga : Istri Wakil Bupati Jadi Ketua, Andi Utta Lantik Pengurus PKK Bulukumba

"Sekarang bentuk Tim kecil pengendali banjir dari beberapa instansi. Saatnya bekerja, lalu kita evaluasi setiap 10 hari," kunci Andi Utta sapaan akrab Bupati Muchtar Ali Yusuf.

Rapat tersebut juga membahas persoalan kebersihan, baik di kota Bulukumba maupun yang ada di kecamatan.

Wakil Bupati, A Edy Manaf mengungkapkan jika kondisi kota Bulukumba di beberapa tempat masih ditemukan kotor

Baca Juga : Bulukumba Butuh 80 Unit Motor Pengangkut Sampah, Andi Utta Tagih Dana CSR

"Jika saya jalan pagi, saya masih menemukan tahi sapi. Apalagi jalanan di belakang Pasar Cekkeng banyak tahi sapi di sana," ungkapnya.

Permasalahan kebersihan kota ini memang juga menjadi fokus perhatian era pemerintahan "Harapan Baru", termasuk kebersihan di pasar -pasar. Wabup Edy Manaf mengaku akan mengawal terus persoalan kebersihan ini sampai kondisinya semakin baik.

"Kita akan kawal kebersihan ini, jangan hanya panas di awal atau panas tahi ayam, lalu setelah itu dilupakanmi," beber mantan anggota DPRD Provinsi ini.

Baca Juga : Habiskan Anggaran Rp4,6 Miliar per Bulan, Pemkab Bulukumba Hentikan Rekrutmen Tenaga Honorer

Dalam penanganan kebersihan lanjutnya, dibutuhkan kerjasama lintas sektor, juga dibutuhkan penyadaran kepada masyarakat agar menciptakan kehidupan atau lingkungan yang bersih.

Hasil rapat dibentuk Tim Pengendali Banjir yang dikoordinir oleh Kepala Dinas PSDA dan Tim Kebersihan Terpadu yang dikoordinir oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Penulis : Rahmatullah
#pemkab bulukumba