Sabtu, 27 Februari 2021 13:57

Nurdin Abdullah Ternyata Sudah Langganan RM Nelayan Sejak Sebelum Jadi Bupati Bantaeng

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
RM Nelayan yang disebut-sebut menjadi lokasi OTT KPK.
RM Nelayan yang disebut-sebut menjadi lokasi OTT KPK.

Nurdin Abdullah terakhir datang ke RM Nelayan sebelum Imlek lalu.

RAKYATKU.COM - Rumah Makan Nelayan di Jalan Ali Malaka ikut disebut dalam operasi tangkap tangan KPK. Ternyata warung ikan bakar ini sudah lama jadi langganan Nurdin Abdullah.

Informasi yang dihimpun Rakyatku.com, penangkapan Nurdin Abdullah bermula dari RM Nelayan. Tim dari KPK memergoki ajudan Nurdin Abdullah bersama seorang kontraktor. Di tempat itu, KPK mengamankan barang bukti berupa sekoper uang diduga berisi Rp1 miliar.

Tim KPK langsung mengamankan kedua orang tersebut. Selanjutnya melakukan pengembangan dengan menjemput Nurdin Abdullah yang sudah tertidur di rumah dinasnya, Sabtu dini hari (27/2/2021).

Baca Juga : KPK Tak Temukan Mardani Maming di Apartemennya saat Jemput Paksa

Belum diketahui persis kapan tim KPK datang ke RM Nelayan. Datang dengan berpakaian biasa dan operasi yang rapi membuat kehadirannya tidak disadari pengunjung lainnya.

Pemilik rumah makan tersebut juga bahkan tak menyadari kehadiran tim KPK.

"Jam 01.00 malam sudah tutup. Kami mulai buka jam setengah 11 (pagi) dan tutup jam setengah 10 malam," kata Johan, anak pemilik RM Nelayan.

Baca Juga : Dua Kali Mangkir, Mardani Maming Dijemput Paksa KPK

Johan mengatakan, penutupan RM Nelayan lebih awal tersebut lantaran pemberlakuan jam malam yang diterapkan wali kota Makassar. Kadang-kadang mereka tutup lebih awal saat sedang sepi pengunjung.

Sponsored by MGID

"Kami biasa beres-beres jam setengah 10 malam. Tapi kalau sudah tidak ada orang, biasa jam 9 (malam) sudah tutup," tambahnya.

Terkait OTT, Johan mengatakan, sejak pagi banyak yang menghungi menanyakan informasi tersebut.

Baca Juga : KPK Bawa Koper Merah dan Boks Setelah Penggeledahan Kantor PUTR Sulsel

"Pagi pagi ada yang telepon tanyakan. Katanya ada penangkapan, saya sampaikan tidak ada. Katanya sih stafnya, bukan Pak Nurdin-nya," sebutnya.

Terlepas dari penangkapan itu, Johan mengatakan NA merupakan pelanggan lama rumah makan tersebut. Nurdin Abdullah sudah sering makan di tempat itu sebelum menjadi bupati Bantaeng.

Nurdin Abdullah terakhir datang ke RM Nelayan sebelum Imlek lalu.

Baca Juga : Wakil Ketua PWNU Jatim Mengaku Heran Atas Perlakuan PBNU Terhadap Mardani H Maming

"Pak Nurdin terakhir datang makan sehari sebelum Imlek. (Setelah itu) tidak pernah lagi. Biasanya makan sea food," bebernya.

Penulis : Syukur
#nurdin abdullah ditangkap KPK #Nurdin Abdullah #KPK #RM Nelayan Makassar