Senin, 22 Februari 2021 12:16

Guru hingga Pengemudi Ojol Jadi Target Vaksinasi Tahap Kedua di Parepare

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Jadwal telah ditentukan untuk Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, tetapi kepastian tanggalnya akan disampaikan kemudian.

RAKYATKU.COM, PAREPARE - Dinas Kesehatan Kota Parepare, Sulawesi Selatan, menargetkan orang dengan profesi pelayanan publik akan menjadi target vaksinasi COVID-19 pada Maret 2021 nanti.

Adapun sasaran vaksinasi, yakni guru, TNI/Polri, anggota DPRD, tokoh agama, pejabat daerah, pegawai BUMN/BUMD, Satpol PP, pedangang pasar, petugas pariwisata, organda, hingga ojek online (ojol).

"Tahap pertama termin kedua sudah terlaksana dengan baik. Tahap kedua ini diharapkan pencanangan tahap kedua. Minggu keempat Februari untuk Jakarta, sedangkan untuk Sulawesi Selatan bisa diundur pada minggu kedua Maret. Tergetnya mulai dari guru, anggota TNI dan Polri, hingga pengemudi ojol," jelas Kasman Makkasau, Kasi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Kesehatan Parepare, Senin (22/2/2021).

Baca Juga : 

Kasman menjelaskan, jadwal tersebut telah ditentukan untuk Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, tetapi kepastian tanggalnya akan disampaikan kemudian.

"Namun, datanya belum dihimpun semua. Sementara ini seluruh petugas pelayanan publik diimbau dan merekap jumlah anggota mereka sehingga ketika data sasaran sudah ada lalu akan kita laksanakan,” terangnya.

Kasman juga memastikan vaksin aman dan halal, terbukti dari ribuan tenaga kesehatan (nakes) yang yang divaksin pada dosis pertama tidak ada yang mengalami kejadian ikutan pasca imunisasi (Kipi).

 

"Vaksin itu tidak hanya melindungi diri, tapi juga melindungi orang lain. Penggunaan vaksin COVID-19 baru akan efektif jika disuntikkan kepada 70 persen orang sehingga 30 persen lainnya akan jadi kebal secara alami dari virus corona. Jadi, kesempatan kita menjadi pahlawan bagi mereka yang tidak divaksin seperti anak-anak dan tentunya melindungi diri sendiri," bebernya.

Penulis : Hasrul Nawir
#Dinas Kesehatan Parepare #Pemkot Parepare #Vaksin Covid-19