Senin, 01 Februari 2021 16:03

Wanita Ini Mutilasi Teman Sekamarnya Jadi 5 Kantong Plastik karena Kesal Kucingnya Dibunuh

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Kantong plastik yang digunakan untuk membungkus potongan jasad korban. | i2-prod.mirror.co.uk
Kantong plastik yang digunakan untuk membungkus potongan jasad korban. | i2-prod.mirror.co.uk

Wanita berusia 41 tahun itu memutilasi jasad teman sekamarnya menjadi bagian-bagian kecil.

RAKYATKU.COM - Seorang pria membawa anjingnya jalan-jalan di sebuah tempat sepi. Dia dikagetkan sejumlah kantong plastik hitam.

Ternyata itu bagian tubuh manusia. Pria tersebut segera melaporkan temuannya kepada polisi.

Kepolisian setempat mengungkapkan, peristiwa tragis itu terjadi di Distrik Kirov di Saint Petersburg, Rusia. Lokasi itu merupakan tempat di mana A membakar potongan jasad teman sekamarnya.

Baca Juga : Penendang Sesajen yang Sempat Viral Resmi Jadi Tersangka

Ternyata wanita tersebut membunuh teman sekamarnya sendiri dengan cara yang sadis. Dia melakukan pembunuhan itu karena teman sekamarnya telah membunuh kucing kesayangannya.

Tidak hanya sampai di situ, wanita berusia 41 tahun itu, juga memutilasi jasad teman sekamarnya menjadi bagian-bagian kecil, hingga dapat dibungkus dengan lima kantong plastik.

 

Setelah itu pelaku kabur dengan mengendarai bus ke tempat terpencil untuk membakar potongan tubuh teman sekamarnya itu.

Baca Juga : Charly "Gila" dengan Helmnya yang Unik, tetapi Pesannya Sangat Waras

Ketika polisi membuka lima kantong plastik tersebut, mereka mendapati berbagai potongan anggota tubuh korban. Ada kaki, bahu, hingga kulit. Menurut ahli forensik, dilihat dari potongan bagian tubuh tersebut, korban dimutilasi secara 'profesional'.

Sponsored by MGID

Dalam keterangan Komite Investigasi Rusia, korban tewas akibat hantaman benda tumpul di bagian kepalanya.

"Pelaku juga beberapa kali menendang korban. Setelah itu, dia melakukan mutilasi terhadap jenazah korban," ujar komite investigasi.

Baca Juga : Viral, Video Oknum Kades Adu Mulut dengan Oknum KTU Puskesmas di Wajo, Ini Kronologinya

Menurut pemberitaan kanal televisi Ren TV dikutip dari keepo.me, dua penghuni apartemen mengaku tidak tahu jika A sudah membunuh teman sekamarnya itu.

Berdasarkan keterangan polisi, mereka hanya tahu jika A dan teman sekamarnya sempat terlibat pertengkaran. Sebelum terjadi pertengkaran, A sempat menuduh korban telah membunuh kucing peliharaannya.

Polisi juga telah memeriksa tempat kejadian dan menemukan bercak darah yang dipastikan merupakan darah korban. Bercak darah tersebut ditemukan di lantai apartemen tempat keduanya tinggal.

#viral #Kasus pembunuhan