Minggu, 24 Januari 2021 22:02

Covid-19 Melonjak karena Protokol Longgar, Profesor Asal Makassar Minta RS Dirikan Tenda Darurat

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, Prof dr H Abdul Kadir, PhD, SpTHT-KL(K), MARS.
Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, Prof dr H Abdul Kadir, PhD, SpTHT-KL(K), MARS.

Perlu ada penyederhanaan proses yang tidak mempersulit pasien, pemanfaatan teknologi terkini hingga ketangkasan manajemen dan seluruh rumah sakit dalam merespons perubahan eksternal dengan akuntabilitas dan kepatuhan.

RAKYATKU.COM - Fakultas Kedokteran Unhas menggelar webinar bertema, "Inovasi dan Kebijakan Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan Era Pandemi".

Kegiatan yang digelar melalui aplikasi zoom meeting, Sabtu (23/1/2021) itu rangkaian awal penyelenggaraan dies natalis ke-65.

Hadir sebagai keynote speaker, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, Prof dr H Abdul Kadir, PhD, SpTHT-KL(K), MARS. Dia mantan direktur utama RS Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Baca Juga : 

Pembicara lain yakni Konsil Kedokteran Indonesia, Prof Dr dr Bachtiar Murtala, SpRad (K) dan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud RI, Prof Ir Nizam, MSc, PhD, IPM, ASEAN Eng.

Mengawali kegiatan, Dekan FK Unhas Prof dr Budu, PhD, SpM (K), MMed Ed, menjelaskan, kegiatan ilmiah ini mengawali berbagai rangkaian kegiatan menyambut dies natalis FK Unhas.

Meskipun berlangsung berbeda dari perayaan sebelumnya, Prof Budu berharap tidak mengurangi manfaat. Dalam kesempatan tersebut, dia juga menyampaikan terima kasih atas bantuan Kementerian Kesehatan yang selalu bersinergi bersama FK melalui penyaluran bantuan alat kesehatan.

 

"Semoga sinergi ini tetap terjalin dengan baik dalam mendukung visi misi FK secara umum dan Unhas secara khusus sebagai humaniversity. Bantuan dari Kemenkes sudah kami salurkan dengan baik," jelas Prof Budu.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Ikatan Dokter Indonesia Wilayah Sulsel dr Muhammad Ichsan Mustari, MHM, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan kegiatan.

Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada FK Unhas yang telah menjadi mitra terbaik melakukan upaya penanggulangan Covid-19. Beliau juga memaparkan mengenai etika dan safety patient yang seyogyanya menjadi hal penting dalam dunia kedokteran.

Setelah memberikan sambutan, kemudian dilanjutkan dengan mendengarkan materi dari para narasumber yang hadir.

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, Prof Abdul Kadir sebagai salah satu narasumber menyampaikan materi tentang "Inovasi dan Kebijakan Pelayanan Kesehatan di Era Pandemi Covid-19". Secara umum dia memberikan gambaran permasalahan global kesehatan di Indonesia hingga strategi rumah sakit dalam menghadapi lonjakan kasus Covid-19.

Peningkatan kasus penyebaran Covid-19 terjadi ketika adanya pelonggaran terhadap penerapan protokol kesehatan. Apalagi saat menghadapi musim libur panjang yang menyebabkan adanya kontak langsung. Olehnya itu, diperlukan pembatasan untuk menekan laju penyebaran.

Dalam menghadapi peningkatan kasus, Prof Kadir menuturkan perlu adanya strategi adaptif yang disesuaikan dengan data. Selain itu, perlu adanya penyederhanaan proses yang tidak mempersulit pasien, pemanfaatan teknologi terkini hingga ketangkasan manajemen dan seluruh rumah sakit dalam merespons perubahan eksternal dengan akuntabilitas dan kepatuhan.

"Jika terjadi lonjakan kasus, maka perlu implementasi protokol tata laksana Covid-19. Selain itu, penambahan tenaga dan fasilitas kesehatan dan membuat tenda darurat di depan RS," jelas Prof Kadir.

Materi lain juga disampaikan Konsil Kedokteran Indonesia, Prof Bachtiar Murtala yang menyampaikan materi mengenai "Kebijakan Konsil Kedokteran Indonesia di Era Pandemi".

Dalam materinya, beliau menjelaskan secara umum tentang KKI secara umum mulai dari tugas dan fungsi KKI, wewenang hingga beberapa kebijakan yang dikeluarkan KKI pada masa pandemi Covid-19.

 

#dies natalis FK Unhas #Covid-19