Rabu, 20 Januari 2021 08:49

Joe Biden Menangis Jelang Pelantikan, Sesalkan Bukan Anaknya yang Telah Meninggal Jadi Presiden AS

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Joe Biden. (Foto: Yahoo)
Joe Biden. (Foto: Yahoo)

Joe Biden menangis terharu sambil menyeka air mata. Dia juga menyampaikan salam perpisahan.

RAKYATKU.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih, Joe Biden, berpidato dengan penuh emosional sebelum meninggalkan kampung halamannya di Delaware.

Biden bersama istrinya, Jill, bertolak Washington D.C sehari menjelang pelantikannya.

Dilansir AFP, Biden menangis terharu sambil menyeka air mata. Dia juga menyampaikan salam perpisahan. Biden bangga menjadi putra Delaware dan menduduki pemimpin tertinggi di AS.

Baca Juga : CDC: Orang Sudah Divaksin COVID-19 Penuh Tak Perlu Gunakan Masker

"Ini momen yang sangat emosional, perjalanan kita ke Washington dimulai di sini. Saya akan selalu bangga menjadi putra yang berasal dari Delaware. Maaf, saya terlalu emosional. Tetapi ketika saya mati, Delaware akan selalu tertulis di hati saya dan hati kita semua," tutur Biden.

Biden juga berterima kasih kepada putranya, Beua, yang meninggal pada 2015 lalu. Biden sesungguhnya berharap Beau yang seharusnya menjadi presiden AS.

 

"Saya punya satu penyesalan, kita seharusnya memperkenalkan dia sebagai presiden," tutur Biden

Baca Juga : Kurang dari 1 Menit, Prototipe Koin Dolar Amerika Serikat Pertama Dilelang Rp12,2 Miliar

Setelah menutup pidatonya, Biden bertolak dan telah tiba di pangkalan udara Andrews, dekat Washington. Biden dan Jill melambaikan tangan saat turun dari jet pribadi.

Selanjutnya, mereka berdua menumpangi kendaraan sport hitam bersama iring-iringan menuju Washington. Biden akan mengunjungi Monumen Washington dan Lincoln Memorial untuk menghormati mereka yang meninggal dunia karena COVID-19.

Malam harinya, Biden akan dilantik sebagai Presiden AS bersama wakilnya, Kamala Harris.

#Joe BIden #Amerika Serikat