Sabtu, 16 Januari 2021 17:36

Respons Cepat DMC DD untuk Gempa Majene, Evakuasi Korban hingga Sediakan Layanan Kesehatan

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Respons Cepat DMC DD untuk Gempa Majene, Evakuasi Korban hingga Sediakan Layanan Kesehatan

Sejak tengah malam hingga pagi ini tim DMC DD terus mensisir dan mengevakuasi masyarakat yang terdampak untuk ke pos pengungsian di Kecamatan Malunda.

RAKYATKU.COM,MAJENE – Dompet Dhuafa melalui Tim DMC DD bergerak cepat ke lokasi gempa Sulbar. Mereka langsung menerjunkan empat tim.

Tim pertama berasal dari Majene Tengah melakukan assemen awal. Tim kedua berasal dari Sulawesi Selatan dengan menempuh jalur darat.

Tim ketiga dari Jakarta dengan menempuh perjalanan melalui udara dan tiba di Palu untuk melanjutkan melalui jalur darat. Tim keempat berangkat dari Kota Parepare.

Baca Juga : 

Pada Jumat tengah malam (15/1/2021) pukul 23.00 wita, tim tersebut berhasil menembus Kecamatan Malunda, Majene, Sulawesi Barat meskipun kondisi gelap karena listrik padam dan hujan lebat.

Saat tiba di lokasi tim langsung membantu warga mendirikan tenda pengungsian dan membagikan makan malam kepada warga.

"Sejak tengah malam hingga pagi ini tim DMC DD terus mensisir dan mengevakuasi masyarakat yang terdampak untuk ke pos pengungsian di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Selain itu tim DMC DD yang terdiri dari tim medis memberikan pelayanan kesehatan terutama para lansia maupun ibu hamil yang terdampak gempa," ujar Rahmat HM selaku Pimpinan Dompet Dhuafa Sulsel, Sabtu (16/1/2021).

 

Bahkan, kata dia, pada pagi ini tim medis DMC DD bersama para relawan berhasil mengevakuasi perempuan yang mengalami pendaharan untuk mendapatkan tindakan lebih lanjut.

Di lokasi lain, tim turut serta membantu evakuasi pohon tumbang akibat longsor yang menimbun jalur arah Malunda. Sebelumnya dari malam hari mereka berupaya tembus ke Malunda.

"Alhamdulillah dari volunteer kami berhasil tembus ke Malunda (pusat gempa) di Mamuju, Sulbar, dan langsung bergabung dengan masyarakat yang mengungsi untuk mendirikan tenda pengungsian dan membagikan makan malam," tambah Rahmat.

Penulis : Yuniastika Datu
#gempa sulbar