Sabtu, 16 Januari 2021 13:37

Warga Adang Mobil yang Bawa Bantuan, Kemensos Kirim Rp1,7 Miliar

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Warga Adang Mobil yang Bawa Bantuan, Kemensos Kirim Rp1,7 Miliar

Sejumlah warga terlihat mengambil paksa bantuan di tengah jalan. Kondisi itu menjadi tontonan banyak orang.

RAKYATKU.COM -- Pengiriman bantuan ke korban gempa di Sulbar diwarnai sejumlah insiden. Di beberapa tempat terjadi pengadangan mobil yang membawa logistik.

Seperti yang dialami relawan asal Palu, Sulawesi Tengah. Saat tiba di Kota Mamuju, mobil yang membawa bantuan langsung dihentikan warga.

Sejumlah warga terlihat mengambil paksa bantuan di tengah jalan. Kondisi itu menjadi tontonan banyak orang.

Baca Juga : 

Di jalur lain, kondisi serupa juga terjadi. Dalam video yang viral di media sosial, tampak warga berebutan mengambil bantuan yang dibawa tim relawan.

Pada bagian lain, Kementerian Sosial menyalurkan bantuan sebesar Rp1,7 miliar ke Sulawesi Barat.

Bantuan dikirim dengan pesawat hercules milik TNI AU melalui Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta, Jumat (15/1/2021).

 

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, M Safii Nasution mengawal langsung bantuan dengan ikut naik pesawat hercules.

Menteri Sosial, Tri Rismaharini dan Kepala BNPB, Letjen TNI Doni Monardo tiba lebih dahulu di Sulbar.

Safii menjelaskan bahwa bantuan tersebut terdiri atas bantuan logistik tanggap darurat pusat senilai Rp979.819.710, bantuan logistik gudang regional timur senilai Rp621.911.700.

Rincian bantuan yang diserahkan Kemensos antara lain makanan siap saji 2.500 paket, makanan anak 1.200 paket, tenda gulung 500 lembar, matras 1000 lembar, selimut 700 lembar, peralatan dapur 200 paket, tenda serbaguna 10 unit, kids ware 500 paket, ford ware 500 paket, velbed 40 unit, kasur 370 buah, sandang 30 paket, perlengkapan Tagana 20 paket.

Kemensos juga mengerahkan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) dari Sulawesi Selatan sebanyak 50 personel dan Sulawesi Tengah sebanyak 19 personel untuk membantu Tagana setempat untuk membuka dapur umum dan memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP).

"Sejak bencana terjadi, kami melalui Tagana telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial di wilayah terdampak gempa tentang aktivitas penanganan dan mengamati situasi terkini," ucap Syafii.

#gempa sulbar