RAKYATKU.COM - Para pengemudi di kota di timur China pada Jumat, 15 Februari 2019 lalu, dikecam karena mereka mengabaikan sirine ambulans yang sedang membawa anak kecil yang terluka akibat kecelakaan.
Bahkan ibu dari anak tersebut harus turun lalu bersujud, memohon agar para pengendara mau memberikan jalan.
Para pengemudi tersebut menutup jalur darurat jalan tol dan tidak mau memberikan jalan bagi ambulans. Perjalanan ambulans seharusnya memakan waktu sekitar 5 menit saja untuk sampai di rumah sakit.
Baca Juga : Hyundai Gowa Serahkan 21 Unit Stargazer Ambulans ke Dinas Kesehatan Makassar
Walaupun sirine ambulans telah berbunyi hingga 10 menit, para pengendara tak kunjung memberikan jalan.
Ibu dari anak tersebut sangat cemas dengan keadaan putranya yang sedang terluka akibat kecelakaan.
Ia lantas turun dari ambulans lalu bersujud di tengah jalan kepada para pengemudi, lalu memohon agar mereka mau menepi.
Baca Juga : Heboh, Pria Memakai Kaos Oblong Bersarung Biru Munculkan Uang dari Balik Bantal
Sang ibu terlihat sangat putus asa menghadapi situasi tersebut, dan juga takut kondisi anaknya akan semakin memburuk karena terlambat ditangani rumah sakit.
“Sang ibu sangat cemas sehingga dia berlutut dan bersujud. Dia menangis dan berkata 'Aku mohon padamu',” kata saksi mata di lokasi kejadian.
Dikabarkan butuh waktu setengah jam bagi ambulans untuk melewati daerah tersebut. Hingga kini, tidak diketahui identitas dari ibu maupun anak tersebut. Juga kabar mengenai keselamatan anak yang terluka tersebut.
Baca Juga : Wanita Ini Cek Rekening Bank Setelah 60 Tahun, Perubahan Saldonya Bikin Kaget
Aturan di China sendiri mengatakan bahwa jalur darurat hanya boleh digunakan untuk mobil pemadam, ambulans, dan lain sebagainya. Namun banyak pengendara di China yang sering melanggar aturan tersebut karena ingin menghindari kemacetan terutama ketika jam sibuk.
Beberapa hari sebelum kejadian tersebut, ambulans lain bahkan membutuhkan waktu selama 40 menit untuk melewati 4 km jalan bebas hambatan. Alasannya sama, karena jalur darurat tertutup oleh para pengendara yang menghindari kemacetan.
Banyak orang yang menganggap bahwa menutup jalur ambulans berarti melakukan pembunuhan secara tidak langsung.
Baca Juga : Viral Petani Ukraina "Curi" dan Tarik Tank Rusia Pakai Traktor
“Jalur darurat adalah jalan menuju kehidupan. Memblokir mereka adalah pembunuhan tidak langsung,” kata seorang pengemudi di China, Zhao Longzhang dikutip dari keepo.me.