Jumat, 01 Januari 2021 20:22

Bukan Corona, Tarif Rapid Test Antigen Ini yang Bikin Jantungan

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Bukan Corona, Tarif Rapid Test Antigen Ini yang Bikin Jantungan

Untuk yang hasilnya 24 jam, biaya Rp1,7 juta dan yang tiga hari Rp1,4 juta

RAKYATKU.COM - Berdalih swasta, ada beberapa klinik yang nakal. Mereka memasang tarif rapid test semaunya. Tidak tanggung-tanggung, sampai Rp1,7 juta.

Salah satunya terjadi di salah satu klinik di Kota Salatiga, Jawa Tengah. Pemberlakuan tarif tak wajar ini muncul setelah diadukan warga.

Sesuai Surat Edaran Dirjen Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02/1/4611/2020, batas tertinggi biaya rapid test antigen hanya Rp250 ribu.

Baca Juga : Bertemu Kepala Kepolisian Malaysia, Kapolri Bahas Pekerja Migran Ilegal yang Diselundupkan Lewat Jalur Tikus

Mendengar informasi itu, Wali Kota Salatiga Yuliyanto geram. Dia mendapat laporan bahwa tarif disesuaikan kecepatan hasilnya. Semakin cepat, kian mahal tarifnya.

"Untuk yang hasilnya 24 jam, biaya Rp1,7 juta dan yang tiga hari Rp1,4 juta. Ada juga yang Rp500 ribu," terang Yuliyanto, Jumat (1/1/2021).

 

Menurut Yuliyanto, di tengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini seharusnya semua pihak mengedepankan semangat gotong royong dan kebersamaan. Bukan malah memanfaatkannya untuk mengeruk keuntungan secara sepihak.

Baca Juga : Ketahuan 11 Kali Vaksin COVID-19, Ini yang Bikin Pria Berusia 85 Tahun di India Ketagihan Divaksin

"Kalau mencari keuntungan yang wajar, laboratorium atau klinik swasta jangan membebani masyarakat karena saat ini kondisinya memang lagi prihatin. Jangan aji mumpung," paparnya.

Sponsored by MGID

 

#Covid-19 #tarif rapid test antigen