Senin, 30 November 2020 13:49

Siap Tampil di Debat Pamungkas, Anir-Lutfi Pakai Kostum Khas Pangkep

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Anir-Lutfi pada debat publik kedua Pilkada Pangkep
Anir-Lutfi pada debat publik kedua Pilkada Pangkep

Anir-Lutfi bakal mengenakan kostum khas Pangkep, yang dinamainya 'Boledong' dan dikombinasikan dengan kain sutera.

RAKYATKU.COM, PANGKEP - Pasangan Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi) siap tampil pada debat pamungkas Pilkada Pangkep, Senin (30/11/2020) sore. Selain materi, kandidat nomor urut 4 ini juga sudah menyiapkan kostum khusus yang dikenakan saat debat nanti.

Anir-Lutfi bakal mengenakan kostum khas Pangkep, yang dinamainya 'Boledong' dan dikombinasikan dengan kain sutera.

"Yang di debat pertama temanya Lagosi itu masih masyarakat motif dari Sulsel. Yang kedua temanya Lontara dengan motif huruf Lontara, masih dari Sulsel juga. Debat terakhir ini akan saya akan pakai dari Pangkep. Saya siapkan konsepnya 'Boledong' yang bermakna Bolu Lemo Doang. Itukan ciri khas Pangkep," kata Anir, Senin (30/11/2020).

Baca Juga : 

Saat ini, kata dia, ciri khas dan identitas kebudayaan daerah, cenderung kehilangan identitas. Makanya dirinya dan tim berupaya membangkitkan kembali kebudayaannya lokal.

"Kita cenderung lupa, bahwa ini khasnya ini, ini khas daerah ini. Budaya cenderung ditinggalkan. Ada beberapa juga yang saya tahu itu sudah dimodifikasi, dimodernkan. Khas Pangkep sementara saya telusuri, akan kita kupas, kuliti satu-satu. Akan kita buat ciri khasnya. Karena sudah saya telusuri dan ternyata ada," papar perempuan pendiri Komunitas Ibu Cerdas Indonesia Sulsel ini.

Satu-satunya cabup perempuan ini juga menjelaskan dalam debat pertama hingga ketiga, dirinya dan Lutfi Hanafi tetap konsisten memakai kostum berwarna oranye. Warna ini juga, sudah menjadi identitas Anir-Lutfi di Pilkada Pangkep. Bedanya pada debat pertama dan kedua, terletak pada motif.

 

"Yang di debat pertama temanya Lagosi. Debat kedua temanya Lontara dengan motif huruf Lontara," kata perempuan kelahiran Labakkang itu.

Kostum yang dikenakannya adalah asli buatan Sulawesi Selatan (Sulsel). Hal ini ditegaskannya, semata-mata untuk terus menjaga dan mempromosikan usaha lokal.

"Warna, motif, penampilan itu identitas. Jadi akan menjadi perhatian. Soal kostum, saya selalu menekankan bahwa kita sebagai orang lokal berusaha mengangkat usaha lokal. Apalagi tema debat ketiga ini berkaitan erat dengan kebudayaan," kata politikus partai Gerindra ini.

Sekadar informasi, debat ketiga Pilkada Pangkep mengangkat tema; Sinkronisasi Kebijakan Pemerintahan Pusat dan Daerah dengan subtema, Agama, Budaya dan Pariwisata. Debat putaran ketiga ini mulai pukul 15:30 WITA dan disiarkan langsung TVRI. (*)

#anir-lutfi #pilkada pangkep 2020