Jumat, 13 November 2020 21:41
Pilkada Barru

Aska Mappe: Jangan Paksakan Giring Opini yang Tak Benar

Redaksi
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Aska Mappe: Jangan Paksakan Giring Opini yang Tak Benar

Beberapa hari terakhir, isu miring terus dialamatkan kepada pasangan Suardi Saleh - Aska Mappe (SS-AK).

BARRU - Pesan sejuk disampaikan Calon Wakil Bupati nomor urut 2, Aska Mappe di tengah isu hoaks yang terus digulirkan kubu tertentu jelang pencoblosan yang tersisa kurang dari satu bulan lagi.

Pasangan incumbent Suardi Saleh ini mengajak semua kandidat untuk menjadikan momentum Pilkada Barru sebagai panggung adu gagasan dan ide. Bukan menebar kebencian apalagi hoaks.

"Seharusnya momentum Pilkada diisi dengan cara berpolitik akal sehat, beradu gagasan. Dan sebagai calon pemimpin harus memberi contoh yang baik ke masyarakat. Bukan dengan cara-cara tidak benar untuk tumbangkan lawan," kata Aska Mappe, Sabtu 14/11/2020).

Baca Juga : Diperiksa DKPP soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik, Berikut Jawaban Ketua KPU Kabupaten Barru

Beberapa hari terakhir, isu miring terus dialamatkan kepada pasangan Suardi Saleh - Aska Mappe (SS-AK). Kubu rivalnya berusaha mendesak penyelenggara mengenai syarat pencalonan Aska.

Padahal mengacu pada surat keputusan, Aska justru sudah memenuhi syarat. Bahkan surat pengunduran dirinya sebagai polisi langsung ditandatangani Kapolri sebelum batas waktu yang ditentukan.

Hanya saja, kubu rivalnya terkesan sangat memaksakan melayangkan protes ke penyelenggara. Sampai-sampai memimpin aksi unjuk rasa di depan kantor penyelenggara di Barru.

Baca Juga : Sah! KPU Umumkan Suardi-Aska Pemenang Pilkada Barru, Unggul di 6 Kecamatan

Meski demikian, baik Suardi maupun Aska tak terpancing sama sekali. Justru selalu memberi pesan menyejukkan ke tim, relawan, masyarakat umum agar tetap menjaga suasana kondusif dan ketenteraman. Termasuk tetap fokus melakukan sosialisasi.

Aska menilai, masyarakat Kabupaten Barru sudah cerdas dalam politik sehingga tidak akan mudah terpengaruh oleh isu yang tidak benar. Sebaliknya, kata dia, jika seorang calon pemimpin terlalu ambisius maka akan sangat mudah ditinggalkan masyarakat yang notabene penentu dalam Pilkada.

"Ayolah, jangan kita saling menuding hal-hal yang tidak benar. Apalagi masyarakat itu sudah tahu mana yang benar dan salah. Janganlah digiring seakan-akan masyarakat itu tidak tahu apa-apa. Apalagi dalam memilih pemimpin, tentu warga sudah tahu," imbaunya.

Penulis : Achmad Afandy
#Pilkada Barru 2020