Kamis, 29 Oktober 2020 20:02

Ketua DPRD Sulsel: Taufan Pawe Punya Kesempatan dan Niat Membesarkan Golkar

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Taufan Pawe.
Taufan Pawe.

"Saya pikir Partai Golkar dengan kedewasaannya, masalah yang ada akan terselesaikan dengan baik. Saya juga sangat berhati-hati untuk bersikap, terlebih Golkar adalah partai yang tegak lurus ke atas, apa pun putusan dari atas semua orang harus melaksanakan."

RAKYATKU.COM - Komposisi kepengurusan baru Golkar Sulsel sudah tidak ada masalah. Ketua terpilih, Taufan Pawe (TP) telah menyerahkan draf ke DPP beberapa waktu lalu dan tinggal menunggu sikap dan keputusan.

Meski masih menuai gejolak, Taufan Pawe yang juga merupakan Wali Kota Parepare dua periode dinilai punya kesempatan dan niat untuk membesarkan Partai Golkar Sulsel. Apalagi, dia terpilih secara aklamasi dan didukung semua pihak DPD I Partai Golkar Se-Sulsel.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari. Menurutnya, aksi demonstrasi yang terjadi merupakan bagian dari dinamika berpolitik.

Baca Juga : 

"Namanya ini dinamika dalam berpolitik. Kita tahu bersama, TP adalah kader lama, beliau punya kesempatan dan niat untuk membesarkan partai," kata Andi Ina, Kamis (29/10/2020).

Terkait draf yang telah disodorkan ke DPP pusat. Andi Ina tak ingin berkomentar banyak, tetapi ia yakin situasi akan segera mereda, apa pun keputusan dari atas maka semua harus melaksanakan.

"Saya pikir Partai Golkar dengan kedewasaannya, masalah yang ada akan terselesaikan dengan baik. Saya juga sangat berhati-hati untuk bersikap, terlebih Golkar adalah partai yang tegak lurus ke atas, apa pun putusan dari atas semua orang harus melaksanakan," pungkasnya.

 

Terpisah, pengamat politik Universitas Hasanuddin (Unhas), Sukri Tamma, menilai, secara personal Taufan Pawe adalah orang lama di Golkar yang betul-betul sudah paham keadaan internal partai. Terpilihnya sebagai Ketua Golkar Sulsel sangat dimaklumi dan tidak ada alasan kuat untuk menurunkannya.

"Pak Taufan Pawe terpilih secara aklamasi, dari awal ada kecenderungan tiga fraksi menuju keterpilihan itu. Dinamikanya memang sangat keras, tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa Taufan Pawe dianggap paling memungkinkan untuk diterima," katanya.

Wakil Dekan I FISIP Unhas ini melanjutkan, kubu Taufan Pawe juga merupakan tokoh-tokoh hebat yang punya pengalaman dan elite yang cukup dipandang di Sulsel. Otomatis punya pengaruh besar.

"Golkar cenderung menjadikan tokoh daerah mendapatkan posisi yang bagus. Selain sebagai etalase image Golkar, juga memberikan bukti bahwa Golkar diisi oleh orang-orang hebat. Contohnya, Taufan Pawe yang sudah dua periode artinya dia punya kemampuan yang sangat bagus dalam memimpin, begitupun kubunya," jelasnya.

Oleh karena itu, Sukri juga berharap solidaritas mesti tetap dijaga. Semua harus ditempatkan sesuai proporsinya.

"Konflik seperti ini perlu kesabaran dalam menanggapinya. Apalagi ini adalah masa-masa pilkada, dimana Partai Golkar punya kandida di 12 Kabupaten/Kota yang perlu didorong. Jangan sampai hal seperti ini menjadi keuntungan bagi rival. Itu asumsinya," tutupnya.

Penulis : Hasrul Nawir
#golkar sulsel #taufan pawe