Senin, 19 Oktober 2020 10:10

Sekda Jeneponto Puji Tim Anggaran, Ancam ASN yang Malas Apel Pagi

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Apel kesadaran di lapangan upacara Kantor Bupati Jeneponto, Senin (19/10/2020).
Apel kesadaran di lapangan upacara Kantor Bupati Jeneponto, Senin (19/10/2020).

"Ini harus segera dilakukan evaluasi bagi aparatur sipil negara (ASN) yang tidak disiplin dan malasa apel pagi, dengan memberi sanksi pengurangan tunjangan tambahan penghasilan pegawai (TPP)."

RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Pemerintah Kabupaten Jeneponto sangat mengapresiasi tim anggaran atas kerjanya yang professional dalam mengakselerasi penetapan anggaran perubahan tahun 2020.

Hal itu disampaikan Sekda Jeneponto, HM Syafruddin Nurdin, saat memimpin apel kesadaran di lapangan upacara kantor bupati, Senin (19/10/2020).

"Saya ucapkan terima kasih kepada tim anggaran yang telah bekerja secara profesional sehingga penetapan APBD perubahan ditetapkan tanggal 30 September 2020", terangnya.

Baca Juga : 

Mantan Kepala Dinas Kesehatan itu berharap agar pemanfaatan anggaran perubahan harus lebih tepat sasaran. Pada Oktober ini anggaran perubahan sudah dapat dimanfaatkan.

"Insyaallah bulan Oktober ini anggaran perubahan sudah dapat dimanfaatkan oleh OPD dalam melaksanakan program pembangunan di segala bidang," bebernya.

Pada kesempatan ini, Syafruddin juga meminta kepada Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk menindaklanjuti laporan kehadiran apel pagi yang hanya 30 persen.

 

"Ini harus segera dilakukan evaluasi bagi aparatur sipil negara (ASN) yang tidak disiplin dan malasa apel pagi, dengan memberi sanksi pengurangan tunjangan tambahan penghasilan pegawai (TPP)," tegasnya.

Dia menambahkan, ASN dalam memberi layanan tetap memberi layanan dengan protokol kesehatan yang ketat. Saat ini ASN lingkup Pemkab Jeneponto ada puluhan terkonfirmasi positif Covid 19 berdasarkan tes swab.

Penulis : Samsul Lallo
#Pemkab Jeneponto