Minggu, 04 Oktober 2020 20:21

LMPI Kecewa Soal Sikap DP Dinilai Ingkari Bantuan IAS

Adil Patawai Anar
Konten Redaksi Rakyatku.Com
LMPI Kecewa Soal Sikap DP Dinilai Ingkari Bantuan IAS

LMPI Kecewa Soal Sikap DP Dinilai Ingkari Bantuan IAS

MAKASSAR - Ketua Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Sulsel, Andi Noer Alim alias Bongkar, angkat bicara soal pernyataan Danny Pomanto (DP) yang mengingkari bantuan Ilham Arief Sirajuddin (IAS) di Pilwalkot 2013. Bongkar menegaskan statement Calon Wali Kota Makassar nomor urut satu itu jelas merupakan kebohongan. 

Ia menegaskan pihaknya berani berbicara karena menjadi saksi mata besarnya bantuan dan dukungan IAS untuk DP di Pilwalkot Makassar 2013. Kalau bukan jasa mantan Wali Kota Makassar periode 2004-2014, tidak mungkin bagi DP memenangi pesta demokrasi yang kala itu diikuti oleh banyak pasangan calon. 

Bongkar mengaku tidak terima dan tersinggung atas sikap DP menyangkal bantuan IAS, terlepas dari hubungan mereka yang kurang harmonis. Toh, semua orang tahu bahwa IAS adalah motor penggerak mesin pemenangan DP dan Deng Ical yang dikenal dengan jargon DIA. Bahkan, publik mengasumsikan akronim DIA adalah Danny, Ical dan Aco-sapaan akrab IAS. 

Baca Juga : 

"Saya dan teman-teman di LMPI sejak awal berada di barisan pendukung DIA. Saya berani bersaksi bahwa IAS merupakan tokoh sentral sekaligus motor utama kemenangan DIA di Pilwalkot Makassar 2013. Makanya, kita tersinggung dan tak terima dengan pernyataan DP yang malah menafikan dan mengingkari bantuan IAS," ucap dia, seperti rilis diterima Rakyatku.com, Minggu (4/10/2020).

Lebih jauh, Bongkar mengaku masih tidak habis pikir dan kecewa dengan sikap DP. Sebagai mantan pemimpin yang ingin kembali menjabat sebagai wali kota, sikap DP itu sangatlah tidak bisa ditoleransi dan jauh dari karakter Bugis-Makassar. Publik tentunya benci dengan pemimpin yang suka berbohong dan tidak tahu berterima kasih. 

Ia mengenang masa-masa perjuangan LMPI dan simpul pemenangan DIA lainnya di bawah komando IAS pada Pilwalkot Makassar 2013. Pihaknya bersusah payah menggalang dukungan untuk DP yang kala itu belum dikenal masyarakat. Maklum DP bukan putra daerah dan elektabilitasnya rendah. 

 

"Kalau bukan pengaruh IAS, mana mungkin DP menang kala itu. Makanya, heran juga kalau fakta yang jelas-jelas diketahui orang banyak itu disangkal. Jadinya, saya berpikir kalau IAS yang pernah bersahabat 17 tahun saja diperlakukan begitu, apalagi orang-orang yang masih baru hitungan bulan atau tahun," tuturnya. 

Diketahui, DP melontarkan pernyataan kontroversial itu dalam video wawancara bersama influencer, Rijal Jamal, pada kanal YouTube, beberapa hari lalu. Dalam acara itu, DP mengaku tidak pernah dibantu berjuang pada Pilwalkot Makassar 2013. Malah, dirinya yang banyak membantu IAS selama pemerintahan dua periode.

#Deng Ical-Fadli Ananda