RAKYATKU.COM - Sejumlah tokoh masyarakat bersama warga yang berdomisili di Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, berkeluh kesah kepada calon wali kota Makassar, Munafri Arifuddin, Sabtu (3/10/2020).
Berbagai keluhan diutarakan. Salah satunya mengenai penyediaan air PDAM atau air bersih.
Arman Rauf, salah seorang tokoh masyarakat membeberkan, sudah puluhan tahun air PDAM ini tak dirasakan warga. Mereka hanya menikmati air bersih dari sumur bor.
Baca Juga : Melinda Aksa Kunjungi Sejumlah Posyandu di Kota Makassar Pantau Tumbuh Kembang Anak
"Kita sudah berulang kali meminta tapi tak pernah digubris. Kami sudah bosan dan tentunya berharap bila Pak Appi terpilih jadi wali kota bisa menuntaskan hal ini," bebernya di sela-sela bersua dengan calon wali kota Makassar yang akbar disapa Appi ini.
Tak hanya itu, kata pria yang juga imam Masjid Syekh Yusuf ini, pemerintah sebelumnya juga tak pernah memperhatikan kondisi kebersihan lingkungan warga.

Baca Juga : Wali Kota Munafri Arifuddin Lepas Jemaah Calon Haji Kota Makassar 1447 Hijriah/2026 Masehi
"Kalau hujan, di sini banjir. Sampah berserakan. Air hujan menggenangi jalan sana sini," bebernya.
Usai mendengar sejumlah keluhan-keluhan warga dan tokoh masyarakat, Appi berjanji bila diberikan kepercayaan memimpin Kota Makassar bersama Rahman Bando, ia akan memperhatikan keluhan warga ini.
Utamanya pada persoalan air PDAM ini. Appi menegaskan harus berkoordinasi dengan pihak PDAM agar segera membenahi hal ini.
Baca Juga : Makassar–Jepang Perkuat Kemitraan Strategis Pembangunan Kota

"Ini kebutuhan paling urgen. Bagaimana orang bisa memasak kalau tak punya air bersih. Kita harus tuntaskan hal ini," tandasnya.
Tak hanya itu, kata Appi, pada persoalan sampah juga harus dibereskan. Salah satu program Appi-Rahman adalah menggratiskan iuran sampah.
Baca Juga : Kota Makassar Satu-satunya Dari Luar Jawa Raih Penghargaan di Hari Otda
Sebelum Appi tiba di lokasi, tim dari duta sehat dan Satgas Kesehatan Appi-Rahman terlebih dahulu diterjunkan untuk melakukan sterilisasi.
Penyemprotan disinfektan, pembagian masker, dan hand sanitizer dilakukan hingga sosialisasi protokol kesehatan semisal jaga jarak juga dikerjakan oleh para duta sehat ini.
