Jumat, 02 Oktober 2020 18:04

Kakinya Hampir Diamputasi karena Keseringan Minum Boba Tea

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi: Shutterstock
Ilustrasi: Shutterstock

Kakinya nyaris saja diamputasi karena terlalu sering minum boba. Dia memang sangat menyukai minuman tersebut, bahkan membelinya hampir setiap hari.

RAKYATKU.COM - Salah satu jenis minuman yang kini banyak digemari masyarakat seluruh dunia yakni buble tea, atau yang lebih dikenal masyarakat Indonesia sebagai boba tea.

Namun siapa sangka, di balik kepopulerannya ternyata ada berbagai kisah tak menyenangkan yang dialami pencinta minuman asal Taiwan ini.

Salah satunya yang dialami oleh seorang netizen yang membagikan kisah 'kelam' setelah menenggak boba tea, melalui akun Twitter @dangobulet.

Baca Juga : 

@Dangobulet bercerita, kakinya nyaris saja diamputasi karena terlalu sering minum boba. Dia memang sangat menyukai minuman tersebut, bahkan membelinya hampir setiap hari.

Dia baru berhenti mengonsumsi boba tea setelah kondisinya mendekati fatal dan kakinya terancam diamputasi.

" Bisa dibilang titik berhenti nya juga mendekati fatal. Aku terancam diamputasi/gabisa jalan selamanya," tulisnya pada Sabtu, 26 September 2020.

 

Dangobulet mengaku sebelumnya tidak ada yang aneh pada dirinya selama mengonsumsi boba tea.

Hingga suatu hari, kakinya yang sebelah kanan terasa lemas. Saat itu dia hanya berpikir dirinya mengalami pegal-pegal biasa.

" Dan bodohnya, masih aku tambahin minum2 boba. Pas pergi nih ketauan kalo kaki ku ini ternyata mengalami lumpuh sementara," ujarnya dikutip dari dream.co.id.

Perasaannya semakin khawatir ketika muncul denyutan yang muncul di telapak kaki. Saat dibuat jalan awalnya terasa biasa.

Tetapi tiba-tiba ada sensasi kesemutan yang menjalar dari telapak kaki hingga paha atas. Tak cuma itu, dia juga merasa kesakitan yang terus menerus.

" Pas awal kali cek, dikira cuman kekurangan vitamin b. Ternyata salah. Kadar gula di badanku udah berlebih.

" Sampe waktu dites gula darah, angkanya ga muncul. Kebayang ga seberapa parahnya? itu diatas 600an berarti," ujarnya.

Setelah mengalami kejadian yang cukup mencekam itu, Dangobulet mulai menjalani serangkaian fisioterapi untuk mengembalikan fungsi saraf kaki yang sempat lumpuh.

Tak hanya itu, dia juga mengubah gaya pola hidup serta mengurangi konsumsi kadar gula dalam setiap makanan maupun minumannya.

Hanya dalam kurun waktu 3 bulan, gula darahnya kembali normal yakni di bawah 100 tiap bangun tidur, dan sekitar 120-130-an setelah makan.

Dia kemudian berpesan kepada netizen untuk belajar dari pengalaman dirinya yang jadi sakit akibat suka mengonsumsi minuman manis.

#viral #Unik #aneh