Rabu, 30 September 2020 11:02

Target Enam Bidang Usaha, Jadi Kajian Pemkab Barru dan Peneliti Unhas

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Sekda Barru, Abustan, menghadirkan akademisi Universitas Hasanuddin, Mahyudin, yang duduk satu meja diskusi dengan Tim Ekonomi Pemerintah Kabupaten Barru, Senin sore (28/9/2020).
Sekda Barru, Abustan, menghadirkan akademisi Universitas Hasanuddin, Mahyudin, yang duduk satu meja diskusi dengan Tim Ekonomi Pemerintah Kabupaten Barru, Senin sore (28/9/2020).

Bahasan yang dikaji adalah menyusun rencana pemerintah daerah untuk membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam bentuk Perseroan Daerah (Perseroda) yang akan mengelola beberapa bidang usaha.

RAKYATKU.COM, BARRU - Pemerintah Kabupaten Barru terus berlari, banyak hal yang telah mapan dan berhasil membawa nama baik daerah hingga kancah Nasional.

Meskipun, Bupati Barru, Suardi Saleh mengambil cuti karena memasuki tahapan kampanye sampai 5 Desember mendatang, pimpinan pemerintah daerah yang saat ini tongkat estapetnya dipegang oleh Plt. Bupati Barru, Nasruddin Abdul Muttalib terus membangun daerah bersama Sekretaris Daerah, Abustan yang pernah menjabat Kepala Bappeda.

Senin sore (28/9/2020), Sekda Barru, Abustan, menghadirkan akademisi Universitas Hasanuddin, Mahyudin, yang duduk satu meja diskusi dengan Tim Ekonomi Pemerintah Kabupaten Barru.

Baca Juga : 

Bahasan yang dikaji adalah menyusun rencana pemerintah daerah untuk membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam bentuk Perseroan Daerah (Perseroda) yang akan mengelola beberapa bidang usaha.

"Jadi, Perseroda yang akan kita bentuk ini adalah perusahaan yang nantinya akan memiliki beberapa bidang usaha sesuai dengan potensi dan peluang yang ada di Daerah," sebut Abustan di hadapan lima orang perwakilan peneliti Unhas.

Perseroda yang akan menjadi badan hukum formal ini, didesain bergerak di bidang pertanian include peternakan, perikanan, perindustrian, pertambangan, perdagangan, pariwisata, dan beberapa jenis usaha lainnya. Harapannya, kelak akan menjadi perusahaan induk yang memiliki anak perusahaan dan menyandang predikat sebagai holding company.

"Kita perlu memperhitungkan kelebihan daerah serta keunggulan daerah sekitar kita agar dapat di koneksikan dengan usaha yang akan dikelola termasuk memperhitungkan kebutuhan IKN di Kalimantan maupun sebagai alat menangkap peluang usaha yang ada di Kawasan Ekonomi yang telah dikerjasamakan dengan beberapa pihak seperti KIMA," sebut Abustan.

Diskusi hangat dengan paparan lugas atas beberapa pertimbangan Anggota Tim Ekonomi Daerah khususnya Kepala BPKAD Abubakar, Kepala Disperindag Andi Takdir, Kadis Perikanan Andi Sidda, Kadis Pariwisata Andi Syarifuddin, dan beberapa pejabat stakeholder lainnya menjadi catatan yang kelak jadi dasar dari yang diusahakan oleh Perseroda ini.

"InsyaAllah, nanti kita akan mengkaji enam bidang ini untuk selanjutnya menjadi dasar penyusunan naskah akademik termasuk Perda Pendirian Perseroda," sebut Mahyuddin selaku pimpinan tim peneliti Unhas.

Doktor yang memiliki latar belakang sebagai Dosen Agribisnis ini bersama timnya, nampak bersemangat memaparkan langkah yang sesuai dengan ketentuan teoritis, dan panduan peraturan perundang-undangan, serta mendiskusikan lebih jauh untuk mendapatkan masukan data.

Tim Ekonomi Daerah, yang dibentuk berdasarkan SK Bupati Barru beberapa tahun ini, intens berkoordinasi dan melakukan kajian rutin. Salah satu alasannya adalah dengan naiknya citra Kabupaten Barru sebagai daerah unggulan Provinsi Sulsel karena banyaknya potensi usaha serta memiliki ragam keistimewaan dari sudut geografis maupun segi dukungan regulasi.

Apalagi karakter masyarakat Barru yang dikenal ramah terhadap investasi, sehingga prospektif untuk menjadi tempat berusaha yang nyaman dan menguntungkan.

Penulis : Achmad Afandy
#Pemkab Barru #Universitas Hasanuddin