Senin, 28 September 2020 13:16

Mahasiswa Meninggal Akibat Kecelakaan Kerja, PT Huadi Nickel Alloy Indonesia Bungkam

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
PT Huadi Nickel-Alloy Indonesia.
PT Huadi Nickel-Alloy Indonesia.

HR Manager PT Huadi Nickel-Alloy Indonesia, Andi Adrianti Latippa, saat dihubungi tak menjawab dan hanya mengalihkan kepada pegawainya lainnya.

RAKYATKU.COM, BANTAENG - Seorang mahasiswa diduga mengalami kecelakaan kerja di PT Huadi Nickel-Alloy Indonesia, Kecamatan Pajukukkang, Kabupaten Bantaeng.

Korban berinisal BAF. Akibat kecelakaan itu, pria berusia 19 tahun yang merupakan warga Kabupaten Bulukumba meninggal dunia pada Minggu (27/9/2020).

BAF merupakan mahasiswa yang sedang mengenyam pendidikan sejak 2018 di jurusan Teknik Perawatan Mesin atau sudah memasuki mahasiswa tahap akhir di Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng.

Dia tewas akibat tertimpa besi H Beam saat sedang diturunkan menggunakan mobil crane dari tronton. Dikabarkan korban meninggal dunia saat dievakuasi menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anwar Makkatutu Bantaeng.

Informasi yang diterima Rakyatku.com, mahasiswa itu tidak sedang magang di perusahaan pemurnian nikel tersebut. Melainkan dalam status on the job training atau perusahaan yang meminta mahasiswa di kampus.

Hal itu diperkuat menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Perindustrian RI No 1 Tahun 2020 tentang Pencegahan dan perkembangan virus Covid-19 di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia pada point lc terkait penarikan mahasiswa magang.

Direktur RSUD Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng, dr. Sultan mengatakan, jenazah telah jemput oleh keluarga. "Sempat dititip di kamar jenazah dan sudah diambil oleh keluarganya tadi malam," katanya.

Sementara itu, saat Rakyatku.com menghubungi HR Manager PT Huadi Nickel-Alloy Indonesia, Andi Adrianti Latippa, tak menjawab dan hanya mengalihkan kepada pegawainya lainnya.

Penulis : Irmawati Azis
#PT Huadi Nickel-Alloy Indonesia #Kecelakan Kerja