Jumat, 25 September 2020 18:08

Astaga, Jenazah Pasien Covid-19 di RS Dimakan Tikus

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi: MEN
Ilustrasi: MEN

Pada 17 September, seorang pria berusia 87 tahun dirawat dengan keluhan pernapasan. Setelah diperiksa, pria itu dinyatakan positif Covid-19 dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Namun beberapa hari kemudian, ia dinyatakan meninggal dunia.

RAKYATKU.COM - Baru-baru ini sebuah kejadian mengejutkan dialami jenazah pasien Covid-19 di Indore, India. Keluarga yang hendak menjemput jenazah terheran lantaran menemukan bagian tubuh pasien habis digigit tikus di sebuah rumah sakit swasta.

Pada 17 September, seorang pria berusia 87 tahun dirawat dengan keluhan pernapasan. Setelah diperiksa, pria itu dinyatakan positif Covid-19 dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Namun beberapa hari kemudian, ia dinyatakan meninggal dunia.

“ Kami sampai di rumah sakit sekitar pukul 7 pagi dan memang terlambat satu jam. Kami terkejut melihat salah satu mata dan beberapa bagian tubuh lainnya digigit tikus,” cerita cucu pasien.

Baca Juga : 

Pasien Covid-19 mulai masuk rumah sakit sejak tanggal 17 September 2020. Ia mengeluhkan masalah pernapasan dan dinyatakan positif Covid-19. Tak berselang lama, pria tersebut menghembuskan napas terakhirnya saat menjalani perawatan pada Minggu malam (20/09)

" Kami mendapat kabar bahwa kakek sudah meninggal dunia hari Senin pukul 3.30 pagi,” ujar sang cucu.

Sebelum kematiannya, pihak keluarga sempat menjenguk pasien pada minggu sore. Saat itu keadaan pasien masih baik-baik saja. Namun di malam hari, pihak rumah sakit tak memberi jawaban mengenai kondisi terkini pasien saat dihubungi.

Mendengar kabar kematian kakeknya, sejumlah kerabat berangkat keesokan paginya untuk mengambil jenazah. Namun keluarga yang datang dikejutkan saat menemukan bagian tubuhnya bak digigit tikus.

" Kami mendapat kejutan lain ketika staf rumah sakit memberikan tagihan lebih dari Rp 74 Juta untuk perawatan selama empat hari. Kami baru bisa mengambil jenazah jika bisa membayar minimal Rp 14 juta,” tambah sang cucu dikutip dari dream.co.id.

Keluarga yang tak terima dengan kondisi pasien langsung melaporkan kepada pihak berwajib untuk dilakukan penyelidikan.

Tuduhan yang dilayangkan pihak keluarga dibantah oleh manajemen rumah sakit. Mereka mengklaim staf rumah sakit langsung memberi tahu kematian pasien hari Minggu pukul 11:30 malam.

Karena rumah sakit tak memiliki kamar mayat, jenazah pria itu langsung dikemas sesuai protokol Covid-19 dan disimpan di koridor luar unit perawatan intensif. Bantahan juga dilayangkan atas klaim gigitan tikus pada tubuh jenazah.

 

#Covid-19