Kamis, 24 September 2020 08:02

Pemkab Takalar Ingin Adopsi Inovasi Industri Pertanian Bantaeng

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Pemkab Takalar Ingin Adopsi Inovasi Industri Pertanian Bantaeng

Pemerintah Kabupaten Takalar melakukan kunjungan ke Kabupaten Bantaeng untuk mengadopsi dan mengadaptasi inovasi-inovasi Pemkab Bantaeng, 24 September 2020.

RAKYATKU.COM, BANTAENG - Pemerintah Kabupaten Takalar melakukan kunjungan ke Kabupaten Bantaeng untuk mengadopsi dan mengadaptasi inovasi-inovasi Pemkab Bantaeng, 24 September 2020.

Kunjungan itu guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama pada bidang industri pertanian dan perikanan.

Selain untuk berguru, rombongan juga melakukan penandatangan MoU bersama yayasan Global Panrita, di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Rabu (24/9/2020). 

Baca Juga : 

Penandatanganan MoU ini berisi tentang kerjasama jasa konsultasi, advokasi, pendidikan dan pelatihan, penelitian dan pengembangan serta pengabdian masyarakat. 

"Kami ingin mengikuti apa yang telah lebih dulu dilaksanakan oleh Kab. Bantaeng yakni Akademi Komunitas (Akom), namun dengan basis yang berbeda yaitu pada lingkup pertanian dan perikanan," ujar Bupati Takalar, Syamsari Kitta saat mengungkapkan maksud kunjungannya.

Yayasan Global Panrita membuka program pembelajaran dalam basis pertanian, perikanan dan bisnis digital dengan model pembelajaran yang mengutamakan praktek dan terjun langsung pada lahan di bidangnya masing-masing.

Bupati Takalar berharap melalui jurusan ini dapat menghasilkan generasi-generasi baru yang dapat menerima informasi dan menjadi petani yang baik juga profesional di bidangnya. 

"Kami sadar bahwa jika ingin besar, kita harus kolaborasi dengan yang sudah memiliki banyak pengalaman, maka dari itu kami memilih Kab. Bantaeng," tambahnya.

Sementara itu, Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin yang menerima rombongan secara resmia, menyampaikan harapan agar melalui program pembelajaran oleh Yayasan Global Panrita ini dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah Kabupaten Takalar dan Bantaeng sendiri, terutama pada bidang pangan.

"Menjadi kehormatan bahwa Bantaeng menjadi semangat inovasi yang berorientasi pada pengembangan SDM bagi daerah lainnya. Kami harap MoU ini akan memberi manfaat tidak hanya bagi Bantaeng dan Takalar tetapi juga Sulawesi Selatan yang sangat bergantung pada pertanian. Ketahanan yang bisa diandalkan dalam negara kita adalah pangan," ungkap Ilham Azikin.

Turut hadir pada kegiatan tersebut antara lain, Asisten III Bidang Administrasi, Asruddin, Ketua Yayasan Global Panrita, H. Asriadi Ali, para Kepala SKPD serta para Kepala Bagian di lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng.

Penulis : Irmawati Azis
#pemkab bantaeng