Selasa, 15 September 2020 14:31

Janjian Lewat WA Ketemu Wanita di Apartemen, Pria Ini Ditelanjangi dan Diancam Setrika

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Janjian Lewat WA Ketemu Wanita di Apartemen, Pria Ini Ditelanjangi dan Diancam Setrika

"Mereka mengancam, menelanjangi saya sebelum mengambil foto saya. Mereka mengancam akan mengirimkan foto-foto itu kepada istri saya."

RAKYATKU.COM - Datang dengan hati berbunga-bunga, pria ini rugi besar. Uangnya puluhan juta dikuras. Ditelanjangi dan diancam setrika pula.

Korban awalnya iseng cari tukang pijat wanita. Dia akhirnya menemukan nomor kontak terapis. Komunikasi berlangsung lewat WhatsApp (WA). Sang terapis mengaku sebagai wanita.

Mereka lalu janjian ketemu di sebuah apartemen di Dubai, Uni Emirat Arab. Calon "pasien" itu berdarah Spanyol. Berusia 45 tahun.

Baca Juga : 

Dengan penuh percaya diri, dia mendatangi sebuah apartemen di daerah Al Barsha.

Saat pintu terbuka, pria itu kaget. Dia disambut empat pria dan dua wanita. Berkebangsaan Nigeria. Mereka langsung menyerangnya.

"Mereka mengancam, menelanjangi saya sebelum mengambil foto saya. Mereka mengancam akan mengirimkan foto-foto itu kepada istri saya. Mereka kemudian mengancam saya dengan setrika panas jika saya tidak memberi mereka kartu kredit dan uang saya," kata korban saat melapor kepada polisi seperti dikutip dari Gulf News.

Geng tersebut merampas uang tunai sebesar Dh8.000 atau sekitar Rp32 juta dari dompetnya. Korban juga dipaksa memberikan kartu kredit. Lengkap dengan kata sandinya.

Pelaku berhasil menarik 1.040 euro atau sekitar Rp18,3 juta.

"Mereka mencuri uang dan pergi. Lalu saya memberi tahu polisi," katanya.

Polisi Dubai kemudian menangkap seorang pria Nigeria dan dua wanita berusia 40 tahun. Pria Nigeria tersebut mengklaim bahwa dia telah menemukan paspor seorang pria dari Uganda. Itu dia gunakan untuk menyewa apartemen untuk menipu orang.

Dia mengaku, salah seorang wanita menghubungi korban di WhatsApp dan menawarinya sesi pijat seharga Dh1.000 atau sekitar Rp1,6 juta.

Dalam aksinya, anggota geng itu menancapkan setrika ke stop kontak dan mengancam akan membakar paha korban. Sementara wanita menaikkan volume televisi ketika rekan prianya menyerang korban.

 

#penipuan #pemerasan