Senin, 17 Agustus 2020 17:02

Jangan Anggap Remeh! Perawat yang Tertular Covid-19, Sehari Muntah 30 Kali Selama 4 Bulan

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Caroline Harus Dirawat Dan Selau Muntah 30 Kali Sehari Selama 4 Bulan (Foto: Shutterstock)
Caroline Harus Dirawat Dan Selau Muntah 30 Kali Sehari Selama 4 Bulan (Foto: Shutterstock)

"Semua yang dimakan hanya akan lewat saja di perut saya dan kemudian akan muntah kembali," cerita Caroline.

RAKYATKU.COM - Salah satu perawat yang akhirnya tertular adalah Caroline Quinn. Perawat asal Liverpool ini menceritakan kondisinya yang makin memburuk setelah dinyatakan positif Covid-19. Ia bahkan muntah sebanyak 30 kali dalam sehari selama 4 bulan masa perawatan.

Kejadian tersebut bermula pada April 2020 lalu. Caroline saat itu harus menjalani perawatan di rumah sakit karena diduga terinfeksi Covid-19. Namun dia sempat diperbolehkan pulang karena hasil SWAB menyatakan negatif.

Setelah kembali, wanita berusia 41 tahun tersebut merasa kesehatannya makin memburuk. Berat badan Caroline langsung turun tiga kali lipat. Kehidupannya mulai berubah. Dia semakin tersiksa. Ia pun segera dilarikan ke rumah sakit pada Mei, dan didiagnosis mengidap gastroparesis dan kelainan usus.

Baca Juga : 

Kondisi gastroparesis dan kelainan usus yang dialami Caroline membuat perut dan ususnya tidak mampu mengolah makanan dengan benar. Akibatnya ia harus makan melalui selang dan membuatnya muntah hingga 30 kali dalam sehari.

Caroline merasa khawatir tak bisa kembali bekerja setelah didiagnosa sakit. Selain muntah, Caroline juga merasa selalu mual dan terus-menerus merasakan sakit karena kram perut.

"Meskipun dokter tidak dapat menyimpulkan penyebab pasti dari gastroparesis, bisa saja hal itu disebabkan oleh kerusakan saraf vagus. Saraf vagus adalah saraf yang berfungsi untuk memproses sinyal agar memberi tahu perut untuk mengosongkan isi didalam perut.

Saat ini Caroline harus diberi nutrisi dan air melalui selang yang masuk ke hidung dan langsung melewati perutnya.

"Saya benar-benar menderita Covid-19 dan ini adalah buktinya. Saya merawat pasien dengan Covid jadi saya tahu semua gejalanya. Tes yang dilakukan rumah sakit terkadang tak 100 persen akurat. Ada banyak pasien yang dites negatif dan kemudian dites positif," jelas Caroline dikutip dari dream.co.id.

#Covid-19