Selasa, 28 Juli 2020 16:02

Ayah Lahap Makan Sup yang Dibeli dari Restoran, Ternyata Ada Bayi Kelelawar di Dalamnya

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
ILUSTRASI
ILUSTRASI

Seorang ayah di Wuhan melahap sup yang mereka beli di restoran. Tiga hari kemudian baru ketahuan, ternyata ada bayi kelelawar dan sup yang masih tersisa.

RAKYATKU.COM - Seorang ayah di Wuhan melahap sup yang mereka beli di restoran. Tiga hari kemudian baru ketahuan, ternyata ada bayi kelelawar dan sup yang masih tersisa.

Temuan itu bikin kaget. Mereka sekeluarga langsung memeriksakan diri ke rumah sakit. Khawatir kena virus corona. Beruntung, hasilnya negatif.

Dalam foto yang beredar di media sosial, tampak kelelawar itu masih utuh. Mengambang dalam sup yang baru setengah dimakan.

Baca Juga : Dokumen Setebal 900 Halaman Bocor, AS yang Danai Penelitian Virus Corona di Lab Wuhan

Ceritanya, keluarga itu membeli sup dari sebuah restoran di dekat rumah mereka di Wuhan, provinsi Hubei pada 10 Juli 2020.

Sang ayah telah makan sebagian sup tersebut. Namun, tidak menemukan sesuatu yang tidak biasa.

Sup itu tidak langsung habis. Sebagian masih disimpan. Pada hari ketiga setelah pembelian, mereka mengeluarkan sup sisa untuk keluarga makan bersama.

Baca Juga : Hasil Penelitian Ungkap Covid-19 Sudah Ada di China Sejak Oktober 2019

Saat keluarga akan memanaskan ulang sup, ibu Chen mengambil sesuatu yang hitam. Ternyata bayi kelelawar.

Awalnya dia mengira benda asing itu adalah jenis rempah yang digunakan untuk memasak sup.

"Aku memeriksanya dengan sumpit dan aku melihat sayap dan telinganya. Bahkan memiliki bulu," kata wanita itu kepada wartawan.

Baca Juga : Gawat! Covid-26 dan Covid-32 akan Muncul, Makanya Amerika Ngotot Selidiki Asal-Usul Covid-19

Para pengunjung yang jijik pergi ke restoran tempat mereka memesan sup. Restoran menawarkan untuk mengembalikan biaya sup tetapi mengatakan bahwa mereka telah membeli produk beku yang digunakan dalam kaldu, dari produsen sup lokal.

Pemilik restoran menyangkal bahwa kelelawar masuk ke dalam kaldu saat mereka membuatnya.

"Kelelawar biasanya aktif di malam hari, tetapi kami membuat sup kami di siang hari. Kami segera menutup pot setelah selesai dan menaruhnya di lemari es. Kami tidak pernah meninggalkannya di luar," kilahnya.

Baca Juga : Sangat Panjang dan Rumit, WHO soal COVID-19 Bisa Sampai ke Wuhan

Pemilik bisnis menduga bahwa mamalia hitam itu terbang ke sup ketika keluarga mengambil makanan dari lemari es.

Pihak berwenang setempat melakukan penyelidikan terhadap masalah ini, tetapi, tidak dapat menyimpulkan ketika kelelawar bayi masuk ke dalam sup karena ditemukan tiga hari setelah pembelian.

#sup kelelawar #Wuhan