RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Nasdem dan Gerindra sepakat berkoalisi mengusung pasangan M Ramdhan Pomanto-Fatmawati RMS di Pilkada Makassar 2020. Namun, pasangan ini bukan lagi duet kader Nasdem.
Danny Pomanto kini menjadi bagian dari Partai Gerindra. Hal itu dibuktikan dengan penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) dari Ketua Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras ke Danny, sapaan akrab M Ramdhan Pomanto.
Penyerahan KTA itu dibarengi dengan pemberian rekomendasi pasangan kepada Danny di Jakarta, pada Rabu (1/7/2020).
"Tadi pagi kami serahkan KTA Gerindra dan rekomendasi Gerindra ke Pak Danny," ucap Ketua Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras saat dikonfirmasi Rakyatku.com.
Dalam surat rekomendasi yang diteken Ketua Umum Prabowo Subianto, memerintahkan kepada DPC Gerindra Makassar untuk melakukan koordinasi dengan Danny Pomanto. Selain itu, diminta untuk mengamankan dan memenangkan dengan mengerahkan semua potensi yang ada.
"Meski tidak pindah partai, tapi Pak DP (Danny Pomanto) sudah masuk keluarga besar Gerindra," kata Ketua Desk Pilkada Gerindra Makassar, Amiruddin Umasugi.
Dengan koalisi Nasdem-Gerindra, maka pasangan Danny-Fatma sudah memenuhi syarat untuk melenggang ke bursa calon. Koalisi ini mengantongi 11 kursi, melebihi syarat minimal 10 kursi.
Sebagai catatan, koalisi ini bisa dikata tergolong aman bila DP-Fatma mengantongi format dukungan B1-KWK. Sebab, keputusan politik bisa saja berubah di tengah jalan. Seperti kasus Pilgub Sulsel 2018 silam. Gerindra yang awalnya mendukung Nurdin Abdullah, tiba-tiba berubah haluan ke Agus Arifin Nu'mang.