Jumat, 12 Juni 2020 16:50

Salat Jumat Pertama di Tengah Covid-19, Masjid Agung Syekh Yusuf Terapkan Protokol Kesehatan

Mulyadi Abdillah
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Foto: IST
Foto: IST

Ini kali perdana masjid tersebut menerapkanĀ protokol kesehatan di tengah wabah virus corona.

RAKYATKU.COM, GOWA - Salat jumat berjemaah kembali digelar di Masjid Agung Syekh Yusuf Kabupaten Gowa usai sempat ditutup selama beberapa pekan akibat pandemi Covid-19, Jum'at (12/6/2020).

Ini kali perdana masjid tersebut menerapkan protokol kesehatan di tengah wabah virus corona. Semua jemaah nampak memakai masker. Begitu pun dengan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan yang turut menunaikan salat jumat di masjid kebanggaan masyarakat setempat. 

Sebelum memasuki masjid, para jemaah memang wajib mengenakan masker dan membawa perlengkapan salat masing-masing. Selain itu, jemaah harus melalui pemeriksaan suhu tubuh.

Tak cuma itu. Jemaah disemprot dengan disinfektan dan memakai hand sanitizer. Saat berada dalam masjid, jemaah mengambil posisi yang sudah diberi tanda. Jarak antar jemaah sekitar 1,5 meter.

"Protokol kesehatan ini telah kita jalankan sehingga dengan kerjasama masyarakat yang cukup baik sehingga kita putuskan untuk membuka Masjid Agung Syekh Yusuf melaksanakan shalat fardu dan juga shalat Jumat seperti biasanya," kata Adnan usai salat jumat.

Lanjut Adnan setiap hari dan selesai salat, Masjid Agung Syekh Yusuf akan disemprot dengan cairan disinfektan agar tetap steril dari virus.

Bupati Adnan juga berharap kerjasama masyarakat untuk bisa mengikuti himbauan dari pemerintah memakai masker, jaga jarak, tidak berkontak dan rajin cuci tangan hanya untuk menurunkan angka penularan Covid-19 di wilayah Kabupaten Gowa.

"Mudah-mudahan dengan dibukanya Masjid Agung Syekh Yusuf ini, doa-doa kita semua Insya Allah diijabah oleh Allah SWT sehingga wabah Covid-19 ini bisa cepat berakhir," ucapnya.

Sementara itu, Rais salah seorang jemaah mengatakan langkah Pemerintah Kabupaten Gowa untuk kembali membuka masjid ini sudah tepat. Apalagi dengan penerapan protokol kesehatan, sehingga penularan Covid-19 bisa diminimalisir.

"Ini sudah tepat dengan membuka kembali tempat-tempat ibadah dengan mengedepankan protokol kesehatan. Sehingga memudahkan akses bagi ummat yang ingin melaksanakan ibadah shalat berjamaah di mesjid," kata Rais.