Rabu, 08 April 2020 19:02

Sudah Langka Harga Masker Mahal Pula, DPRD Jeneponto: Tega Sekali Raup Untung dari Wabah Corona

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Anggota DPRD Jeneponto, Asdin Basoddin Azis Beta.
Anggota DPRD Jeneponto, Asdin Basoddin Azis Beta.

Anggota DPRD Jeneponto dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Asdin Basoddin Azis Beta menyayangkan langkanya Alat Pelindung Diri (APD).

RAKYATKU.COM,JENEPONTO - Anggota DPRD Jeneponto dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Asdin Basoddin Azis Beta menyayangkan langkanya Alat Pelindung Diri (APD).

Asdin mendesak pemerintah pusat dan provinsi untuk melakukan pengawasan secara bersama-sama. 

Tak hanya masker dan baju hazmat, obat-obatan, termasuk vitamin untuk tahan tubuh juga langka. Kalau pun ada, harganya melonjak tajam.

"Coba bayangkan, kalau di sejumlah apotek di Jeneponto sudah tidak yang menjual masker. Kami berharap agar pemerintah provinsi dan pusat untuk melakukan pengawasan. Jangan sampai ada penimbunan," ujar Asdin, Rabu (8/4/2020).

"Di Makassar saya membeli kemarin. Masker harganya melonjak dari sebelumnya harga Rp5 ribu, sekarang Rp10 ribu sampai Rp15 ribu per lembarnya. Ini antara petaka dan bisnis," sebutnya.

Asdin tak habis pikir, ada orang yang tega meraup keuntungan di tengah wabah corona. Dia menduga ada yang sengaja menimbun. Setelah barang langka, baru lah mereka keluarkan dan dijual dengan harga tinggi.