RAKYATKU.COM - Masih mengabaikan anjuran untuk tinggal di rumah? Lihatlah mata perawat ini. Setelah tiga belas jam bertugas di bangsal perawatan pasien virus corona.
Lucy Hutchings, perawat 19 tahun itu. Dia bekerja di Rumah Sakit Umum Southampton. Dia bilang rumah sakitnya kehabisan peralatan perlindungan pribadi.
Banyak bangsal di rumah sakitnya, termasuk miliknya, telah ditutup. Sekarang dikhususkan untuk pasien Covid-19.
"Banyak pasien membutuhkan oksigen. Sebagian besar berusia 60-an hingga 90-an. Anda dapat melihat di mata mereka bahwa beberapa dari mereka kesakitan. Mereka mengatakan bahwa mereka baik-baik saja tetapi mereka tidak baik," tuturnya.
"Sangat menyedihkan melihat orang dengan virus. Ini adalah kehidupan nyata dan menyaksikan orang-orang kesakitan dan penderitaan sangat menghancurkan. Aku takut dan berpikir ini akan menjadi lebih buruk. Rasanya itu hanya permulaan," lanjutnya.
Hutchings mengatakan, dia cemas tentang situasi ini dan tidak berpikir itu akan menjadi seperti ini.
"Ketika aku pergi ke bangsal aku hanya harus bertingkah normal tetapi ketika kamu mengenakan semua perlengkapanmu dan pergi ke ruangan itu seperti, 'Wow, beginilah yang terjadi'," katanya lagi.
Sementara sebagian besar pasien di bangsal berusia 40 dan lebih tua, dia mengatakan staf di rumah sakit itu diperingatkan bahwa mereka mungkin akan segera melihat gelombang orang yang lebih muda dengan virus.
Dia mengajak orang-orang agar tetap tinggal di rumah. "Saya ingin tinggal di rumah dan makan makanan dan melakukan apa yang saya inginkan. Tetapi saya tidak bisa, jadi bagi orang-orang yang melanggar aturan lalu keluyuran itu sangat bodoh dan tidak bertanggung jawab. Tinggal di rumah adalah hak istimewa," tambahnya.
"Ini nyata. Bukan lelucon. Semua orang perlu menganggap serius apa yang dikatakan," ujar Lucy.
Dia tidak ingin menularkan virus kepada orang tua dan saudara lelakinya, yang tinggal bersamanya. Jadi dia hampir tidak pernah menghabiskan waktu bersama mereka sejak awal pandemi.
Sejak dia mulai merawat pasien, dia langsung pulang, mandi dan pergi ke kamarnya.
