Minggu, 29 Maret 2020 11:20

Minta Maaf Tinggalkan Rumah, Forhati Bulukumba Berbagi Pekerja Jalanan

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ketua Forhati Bulukumba, Syahruni Aryanti membagikan paket kepada tukang becak, Minggu (29/3/2020).
Ketua Forhati Bulukumba, Syahruni Aryanti membagikan paket kepada tukang becak, Minggu (29/3/2020).

Minggu pagi, 29 Maret 2020. Syahruni Aryanti memutuskan keluar rumah. Berkeliling di jalan-jalan dan sejumlah tempat di Bulukumba.

RAKYATKU.COM - Minggu pagi, 29 Maret 2020. Syahruni Aryanti memutuskan keluar rumah. Berkeliling di jalan-jalan dan sejumlah tempat di Bulukumba.

Bukan sengaja melanggar anjuran pemerintah untuk tetap berada di rumah. Justru dari rumah, dia gelisah. Banyak warga yang hidupnya bergantung di jalanan.

Tukang becak, misalnya. Mereka harus tetap narik. Walau penumpang sedang sepi. Kalau tidak keluar rumah, dari mana mereka mendapatkan penghasilan.

Lewat Forum Alumni HMI Wati (Forhati), Syahruni dan kawan-kawan memutuskan keluar rumah. Misinya, ikut menyadarkan warga tentang penularan wabah virus corona.

Mereka membagikan sekitar 250 paket kepada warga yang tetap beraktivitas di jalanan dan tempat lainnya. Isinya berupa masker, disinfektan, sabun cuci tangan, dan flyer ajakan untuk hidup sehat untuk mencegah Covid-19.  

"Kami minta maaf, hari ini tidak berada di rumah. Kami ingin berbagi dengan warga yang membutuhkan," kata Syahruni yang juga politikus Partai NasDem itu.

Sasarannya, tukang becak, sopir pete-pete, warga di daerah terdampak, panti asuhan, dan masjid. 

Mereka juga mendatangi dua pasar rakyat yakni Pasar Cekkeng dan Pasar Kasuara.

"Ini kami lakukan agar warga hidup bersih dan tidak terjangkit penyakit yang mewabah saat ini yakni Covid-19," lanjutnya. 

Syahruni mengatakan, kegiatan Forhati Bulukumba ini adalah inisiatif para pengurus. Mereka tergerak berbagi dengan sesama.

"Karena melihat masih banyak pemahaman yang salah tentang ajakan di rumah saja dan kenapa harus berada di rumah," tutup Syahruni.