Selasa, 24 Maret 2020 18:00

Penjabat Wali Kota Sebut 600 ODP di Makassar, PDP 30 Orang

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Iqbal Suhaeb
Iqbal Suhaeb

Kasus virus corona kian mengkhawatirkan di Makassar. Hingga hari ini, Selasa (24/3/2020) tercatat ada lonjakan status ODP dan PDP.

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Kasus virus corona kian mengkhawatirkan di Makassar. Hingga hari ini, Selasa (24/3/2020) tercatat ada lonjakan status ODP dan PDP.

Warga yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) mencapai 600 orang. Lalu, yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mencapai 30 orang.

"Semua ODP tersebut semuanya yang pernah kontak dengan pasien yang positif kemarin. Kita juga tracing travel yang pulangkan jemaahnya," kata penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb.

Iqbal mengatakan, sudah ada dua orang yang meninggal dengan status PDP. Keduanya meninggal di rumah sakit yang berbeda yaitu Rumah Sakit Siloam dan Rumah Sakit Grestelina.

"Kita telah menjalankan protokol Covid-19 di mana bodi pasien tersebut tidak dipulangkan lagi ke rumah tetapi langsung dimakamkan. Itu protokolnya," papar Iqbal.

PDP yang meninggal, kata Iqbal, baru saja pulang dari umrah. Satu lainnya pernah melakukan perjalanan ke Bogor dan dari Raha, Sulawesi Tenggara.

"Itu yang kami tracing semua data-datanya. Kami sudah kirim petugas kesehatan ke rumahnya untuk mengecek supaya jangan sampai mereka melakukan kontak dengan petugas medis tanpa memberitahukan statusnya bahwa mereka adalah dalam pemantauan," tutupnya.