Selasa, 26 November 2019 17:46

Dipergoki Istri Habiskan Uang untuk Pelacur, Pria Ini Bunuh Putranya Lalu Bunuh Diri

Mays
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Sally Stokes, Adam, David dan Matthew.
Sally Stokes, Adam, David dan Matthew.

Sally Stokes (33) tak akan melupakan malam jahanam itu. Ingatan itu kembali harus muncul di benaknya. Polisi mengungkitnya untuk tujuan pemeriksaan.

RAKYATKU.COM, LEICHESTER - Sally Stokes (33) tak akan melupakan malam jahanam itu. Ingatan itu kembali harus muncul di benaknya. Polisi mengungkitnya untuk tujuan pemeriksaan.

November 2016. Sekitar pukul 9 malam. Di rumah mereka, Hinckley, Leicestershire, keluarga itu baru saja merayakan pesta Halloween. 

Saat di kamar, Sally menemukan percakapan mesra di telepon suaminya, David (43). Tampaknya dengan seorang pelacur. Juga ada bukti-bukti transfer. Ke rekening pelacur itu.

Saat Sally mempertanyakan, David marah besar. Mereka pun berdebat. Dengan nada tinggi. Disaksikan dua putra mereka, Matthew (5) dan Adam (11).

Sally meninggalkan kamar. Dia naik ke lantai dua. Sementara bersalin pakaian, David datang menghantamkan tongkat. Mendarat di bagian belakang kepala Sally.

David lalu mencoba membekap Sally dengan bantal. Sally melawan. Dia berhasil lepas. Ibu dua anak itu berlari ke kebun belakang. Sempat berteriak minta tolong. Tetapi David menyeretnya kembali ke dalam rumah. 

Namun, seseorang mendengar teriakannya. Tetangga itu memanggil polisi. Saat polisi datang, David memberi tahu mereka, bahwa anak-anak disandera orang tak dikenal, dan mereka mengancam akan menembak atau melukai istrinya. 

Polisi pun mengepung rumah itu. Ada lima jam lamanya. Hingga pukul 02:00, David memutuskan komunikasi dengan polisi.

Dia lalu menikam Sally. “Raut wajahnya seperti memancarkan kepuasan. Seolah dia akan menang. Saya tidak akan pernah melupakan itu," ujar Sally.

Meskipun terluka, Sally berhasil lolos keluar dari rumah. Dia menyelamatkan diri ke arah para petugas dan paramedis. Dia menceritakan kejadian sebenarnya.

Petugas pun menyerbu masuk. Mereka menemukan David dengan pisau tertancap di dadanya. Kru ambulans menghabiskan 20 menit mencoba untuk menghidupkannya kembali, tetapi ia meninggal di tempat kejadian. 

Polisi dan petugas medis, kemudian menemukan dua bocah lelaki sudah mati. Matthew dan Adam. Keduanya ditutupi selimut. Tangan mereka berpegangan. Bocah itu masih hidup pada pukul 19:00. Itu diketahui dari video-video yang dibuat oleh kedua bocah itu dari iPad.