Rabu, 02 Oktober 2019 11:16

Soal Rusuh Wamena, Abu Janda: Kerusuhan Pecah Setelah Freeport dan Cendana Diobok-obok

Mays
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Abu Janda (kanan) mewawancarai salah seorang warga yang mengaku saksi mata kerusuhan di Wamena.
Abu Janda (kanan) mewawancarai salah seorang warga yang mengaku saksi mata kerusuhan di Wamena.

Permadi Arya alias Abu Janda, mengunggah video di akun twitternya @permadiaktivis. Dia merekam situasi di pengungsian Lanud Silas Papare, Jayapura, yang dihuni sekitar 99 warga.

RAKYATKU.COM, PAPUA - Permadi Arya alias Abu Janda, mengunggah video di akun twitternya @permadiaktivis. Dia merekam situasi di pengungsian Lanud Silas Papare, Jayapura, yang dihuni sekitar 99 warga.

Dia juga mewawancarai salah seorang warga asli Papua, yang mengaku melihat langsung kejadian. Abu Janda memanggilnya, "Bang Roni". 

"Bersama kita ini ada Bang Roni. Bang Roni ini adalah saksi hidup yang ada di Wamena pada saat kejadian," ujar pria yang gemar memakai blangkon itu.

"Kalau abang tidak keberatan maukah abang berbagi pada saat kejadian," kata Abu Janda ke Bang Roni.

Bang Roni pun menceritakan sekilas peristiwa pada saat insiden. "Pada saat itu, masuk orang tak dikenal, menganiaya pendatang. Setelah menganiaya, mereka membakar," urainya.

"Jadi kita tetangga-tetangga, mengambil inisiatif untuk menyembunyikan saudara-saudara kita yang pendatang. Akhinrya banyak saudara-saudara kita pendatang, lebih 50 orang selamat," ungkapnya.

Abu Janda kemudian mengorek siapa bermain di belakang insiden tersebut. "Kalau memang ada pengerahan massa, siapa yang bermain bang?" tanya Abu Janda.

"Ini permainan asing," ujar Roni singkat.

"Jadi sudah dengar sendiri guys, ada permainan asing di sini. Renungkan saja. 50 tahun Freeport dan Cendana berdiri, tidak pernah diobok-obok. Baru pada pemerintahan sekarang keduanya diobok-obok dan ini hasilnya. Silakan pikir sendiri," ujar Abu Janda sambil menempelkan ujung telunjuk kanan ke batok kepalanya.