RAKYATKU.COM - Presiden Rusia, Vladimir Putin memamerkan kekuatan militer Rusia dengan senjata pengintai tempur terbaru. Yakni sebuah drone baru yang mirip seperti burung hantu salju.
Tampilannya bahkan disebut-sebut mirip seperti burung hantu Harry Potter, Hedwig. Mulai dari fitur wajah yang khas, sayap dan ekor dan dilengkapi dengan sinar laser untuk memandu artileri dan penerbangan.
Drone ini kemudian memungkinkan aset militer lainnya untuk menyerang sasaran, dikutip dari Mirror Online, Rabu (26/6/2019).
Menurut laporan, desainer militer telah menyita prototipe serupa yang dirancang oleh siswa di akademi Zhukovsky.
Drone ini sedikit lebih besar dari burung hantu salju nyata yang memiliki lebar sayap hampir lima kaki, dan pembuatnya mengklaim itu akan kurang terlihat daripada pesawat tak berawak konvensional.
Kendaraan terbang tak berawak itu terungkap di pameran tahunan Kementerian Pertahanan, Forum 2019 Angkatan Darat, di wilayah Moskow yang dibuka Selasa.
Drone kedua untuk digunakan oleh mesin militer Rusia adalah drone yang memiliki tampilan seperti elang. Bahkan dapat membuat suara berisik, demikian dilaporkan.
Sebuah video menunjukkan drone burung hantu polar pada layar dan dimasukkan melalui langkahnya. Perangkat itu diciptakan oleh Inovasi Technopolis militer ERA di Anapa, yang dibentuk oleh keputusan presiden Putin tahun lalu.
Tujuannya adalah untuk mengembangkan dan melacak teknologi inovatif yang cerdas untuk digunakan oleh militer Rusia, dan Putin dikenal memiliki minat pribadi dalam pekerjaannya.
Drone memiliki bobot lima kilogram - atau 11 lbs - dan memiliki waktu terbang 40 menit. Benda ini dapat diluncurkan dan dioperasikan oleh satu orang.
Burung hantu salju bersalju kemungkinan akan dikerahkan sebagai bagian dari peningkatan operasi militer Rusia di Kutub Utara. Tidak jelas kapan drone elang akan diluncurkan.
