RAKYATKU.COM - Seorang pejabat senior Iran menyebut Donald Trump sebagai Presiden gila.
"Trump gila dan pemerintahannya bingung," kata Direktur Luar Negeri Iran, Hossein Amir-Abdollahian, dalam wawancara dengan CNN.
Pernyataan Hossein itu muncul setelah Trump mengancam Iran dalam serangkaian tweet pada hari Minggu.
"Dalam benaknya, Trump berpikir dia memiliki senjata di atas Iran dengan sanksi dan dia berusaha untuk mematikan ekonomi kami" kata Amir-Abdollahian.
"Ini semua dalam imajinasinya. Sekarang dia ingin kami menghubunginya? Dia presiden gila."
"Di dalam Gedung Putih ada banyak pendapat yang saling bertentangan," kata Amir-Abdollahian.
"Juga, Trump tidak cukup seimbang dan stabil dalam pengambilan keputusannya, jadi kita berurusan dengan Gedung Putih yang bingung. Iran menerima berbagai sinyal yang menunjukkan bahwa tidak ada yang tahu siapa yang memiliki Gedung Putih."
Amir-Abdollahian juga mengatakan bahwa Trump "tidak tahu tentang budaya dan mentalitas rakyat Iran".
Sementara itu Menteri Luar Negeri Iran, Javad Zarif menanggapi ancaman Trump dengan mengatakan bahwa: "Jangan pernah mengancam orang Iran. Coba hormati, itu berhasil."
Dalam beberapa pekan terakhir, AS telah meningkatkan sanksi impor minyak Iran, dan mengirim kelompok kapal induk dan pembom ke Teluk.
