RAKYATKU.COM - Ini akibatnya jika tidak mau mendengarkan saran dokter! Seekor simpanse kecil di kebun binatang China terpaksa dirawat di rumah sakit selama sebulan karena menolak minum obat flu.
Simpanse berusia dua tahun, bernama Black Bean sakit parah dan harus dirawat siang dan malam oleh dokter hewan dan penjaga kebun binatang karena flu.
Black Bean mulai sakit awal bulan lalu ketika seluruh keluarganya terkena flu di Kebun Binatang Hongshan di Nanjing.
Menurut pernyataan dari kebun binatang, tiga simpanse dewasa pulih setelah minum obat. Namun Black Bean menolak untuk meminum obatnya meskipun dokter hewan telah memberinya sejenis sirup yang rasanya manis.
"Kami mencoba segala macam metode, termasuk menyembunyikan obat dalam susu dan pisang, tetapi ia dengan cepat menemukannya setelah beberapa kali, dan menolak untuk meminumnya," kata penjaga Black Bean, Sun Yanxia pada Stasiun Televisi Jiangsu.
Akhirnya, kondisi simpanse kecil itu memburuk setelah beberapa hari.
Sun mengatakan dia sering melihat Black Bean menggantung dari tubuh ibunya tanpa energi. Segera setelah itu, ia mulai tidur berlebihan dan nadinya menjadi lebih lemah.
Akhirnya, penjaganya memutuskan untuk memindahkannya dari kandang ke klinik kebun binatang untuk perawatan yang layak.
Dengan berat hanya 3,7 kilogram, Black Bean hanya seukuran bayi yang baru lahir. Dia harus meninggalkan ibunya untuk pertama kalinya dan 'dirawat di rumah sakit'.
Dokter hewan menggunakan berbagai perawatan pada Black Bean untuk mengendalikan kondisinya, termasuk infus dan terapi inhalasi.
Petugas medis dan penjaga harus menjadi ibu sementara bagi Black Bead dan menyediakan perawatan 24 jam untuknya.
"Agar dia pulih dengan cepat, kami menggendongnya saat dia tidur di malam hari. Kami juga menggendongnya saat dia mendapat suntikan dan menerima perawatan di siang hari," kata dokter hewan.
Setelah lebih dari 20 hari perawatan intensif, Black Bean akhirnya pulih dari penyakitnya. Dia telah dibawa kembali ke kandangnya dan bergabung bersama keluarganya.
