RAKYATKU.COM - Tentara Israel dan kelompok militan Hamas di Jalur Gaza tampaknya telah menyetujui gencatan senjata.
Tidak ada pengumuman gencatan senjata resmi dari kedua belah pihak. Tapi The Globe and Mail melaporkan bahwa pertempuran sengit selama dua hari terakhir terhenti secara tiba-tiba pada Senin dini hari.
Selanjutnya, militer Israel mencabut pembatasan perlindungan terhadap warga di Israel selatan.
Sementara itu stasiun stasiun radio Hamas 'Al-Aqsa melaporkan bahwa gencatan senjata telah tercapai.
Namun, baik penguasa Hamas maupun kelompok Jihad Islam di Gaza tidak mengeluarkan pengumuman resmi.
Israel dan Hamas adalah musuh bebuyutan dan telah berperang tiga kali dan terlibat banyak pertempuran kecil sejak Hamas menguasai Gaza pada 2007.
Dalam pertempuran terakhir, yang meletus pada akhir pekan, gerilyawan Palestina menembakkan ratusan roket ke Israel, sementara militer Israel menanggapi dengan serangan udara pada puluhan sasaran di dalam Gaza.
Para pejabat medis Palestina melaporkan 23 kematian, termasuk setidaknya sembilan militan serta dua wanita hamil dan dua bayi. Empat warga Israel juga tewas.
