RAKYATKU.COM - Washington dengan tegas mendukung Israel dan mengutuk serangan teror dari Gaza pada hari Sabtu (04/05/2019).
"Amerika Serikat mengecam keras serangan roket yang sedang berlangsung oleh Hamas dan Jihad Islam Palestina dari Gaza terhadap warga sipil tak berdosa dan komunitas mereka di seluruh Israel,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri Morgan Ortagus dalam sebuah pernyataan.
"Kami menyerukan kepada mereka yang bertanggung jawab atas kekerasan ini untuk segera menghentikan agresi ini."
"Kami berdiri dengan Israel dan sepenuhnya mendukung haknya untuk membela diri terhadap serangan-serangan menjijikkan ini," tambahnya.
Enam warga Palestina dilaporkan tewas, termasuk empat pejuang. Seorang ibu dan bayinya yang berusia satu tahun juga terbunuh, tetapi Israel bersikeras bahwa mereka tidak bertanggung jawab dan keduanya terbunuh oleh peluncuran roket yang gagal.
Duta Besar Uni Eropa untuk Israel, Emanuele Giaufret, juga mengkritik serangan roket.
Dia menulis di Twitter bahwa "menembak warga sipil tanpa pandang bulu tidak dapat diterima."
Gejolak itu terjadi ketika AS sedang bersiap untuk meluncurkan rencana perdamaian Israel-Palestina bulan depan.
Usulan itu diperkirakan mencakup perbaikan ekonomi besar-besaran ke Gaza, sebagai bagian dari upaya internasional untuk merehabilitasi kantong yang terkepung, yang saat ini diperintah oleh Hamas.
