Senin, 29 April 2019 10:16

Mesir Diperintah Dua Ratu Sekaligus Sebelum Tutankhamun Naik Tahta

Suriawati
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Valerie Angenot
Valerie Angenot

Seorang ahli Kanda percaya bahwa Mesir dipimpin oleh dua ratu sekaligus, sebelum raja Tutankhamun naik tahta.

RAKYATKU.COM - Seorang ahli Mesir dari Kanada percaya bahwa Mesir Kuno dipimpin oleh dua ratu sekaligus, sebelum raja Tutankhamun naik tahta.

Valerie Angenot, Egyptologist di Universite du Quebec a Montreal mengatakan bahwa dia menyimpulkan itu setelah melakukan analisis berdasarkan studi simbol.

Temuannya mengungkapkan bahwa dua anak perempuan Akhenaten (ayah Tutankhamun) merebut kekuasaan setelah kematiannya.

Pada saat itu, Tutankhamun baru berusia empat atau lima tahun sehingga masih terlalu muda untuk memerintah.

Kedua wanita itu adalah putri tertua Akhenaten bernama Putri Meritaten, dan Putri Neferneferuaten Tasherit.

Menurut Angenot, kedua ratu menggunakan nama yang sama ketika duduk sebagai ratu.

Temuan Angenot dipresentasikan selama konferensi tahunan Mesir di Alexandria, Virginia, di mana dia mengatakan itu diterima dengan baik.

Angenot menambahkan, dia berharap dapat meningkatkan pengetahuan tentang masalah suksesi di Mesir Kuno dan Periode Amarna, era pemerintahan Akhenaten (1353-1336 SM).